Inilah 4 Tantangan Akademik Saat Kuliah di Luar Negeri

Jessica,
0
Menulis - pixabay.com

Banyak yang berpikir kuliah di luar negeri terlihat sangat keren. Apalagi saat melihat foto-foto liburan mahasiswa Indonesia di luar negeri, tidak sedikit orang yang ingin merasakan pengalaman serupa.  Namun, Anda perlu tahu kalau kuliah di luar negeri tak semudah kelihatannya. Apa pun alasan orang kuliah di luar negeri, ada empat tantangan akademik berikut ini yang harus Anda hadapi.

1. Menulis Ilmiah dalam Bahasa Asing

 

Menulis - pixabay.com

Menulis – pixabay.com

Meski sudah menjadi hal wajib bagi mahasiswa, menulis ilmiah sering terasa sulit dilakukan. Saat kuliah di luar negeri, menulis ilmiah pun terasa semakin sulit karena menggunakan bahasa asing.

Pendidikan di luar negeri menekankan akan pentingnya kemampuan menulis. Di banyak universitas Inggris contohnya,  mahasiswa perlu menulis esai sebagai syarat kelulusan mata kuliah. Batasan panjang tulisan biasanya hanya kurang lebih tiga ribu kata. Untuk memenuhi batasan tersebut, mahasiswa harus mampu menyampaikan argumen dengan sangat jelas dan padat. Tidak ada cukup ‘ruang’ dalam tulisan untuk bertele-tele.

Hal ini tidak mudah, apalagi jika mahasiswa belum terbiasa menggunakan tata bahasa Inggris akademik. Karena itu, sebelum berangkat kuliah ke luar negeri, Anda perlu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris atau bahasa asing lain yang relevan.

2. Dituntut untuk Membaca dengan Efisien

 

Membaca - pixabay.com

Membaca – pixabay.com

Saat kuliah di luar negeri, mahasiswa dituntut untuk membaca banyak materi, apalagi jika Anda kuliah pada jenjang pascasarjana. Bagi mahasiswa pascasarjana di luar negeri, membaca lima artikel jurnal setiap hari sudah dianggap wajar. Kalau rata-rata 1 artikel adalah 15 halaman, dalam sehari ada 75 halaman yang perlu dibaca. Itu belum termasuk materi yang ada di buku atau handout.

Bacaan sebanyak itu tidak akan selesai jika dilakukan secara santai. Agar selesai, Anda perlu melakukan skimming, yaitu teknik membaca cepat untuk menemukan inti sari bacaan. Teknik membaca yang efisien seperti skimming ini harus benar-benar Anda kuasai agar Anda mampu memahami semua materi.4

3. Banyaknya Kegiatan yang Harus Dilakukan

 

Seminar - flickr.com

Seminar – flickr.com

Kegiatan mahasiswa di luar negeri cukup padat. Mahasiswa tidak hanya menghadiri kuliah di kelas, tetapi juga mengikuti diskusi, penelitian, dan seminar. Tentu saja, ada tugas-tugas dan persiapan ujian. Kesibukan pun akan semakin bertambah ketika Anda aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Menghadapi kesibukan tersebut, kemampuan manajemen waktu yang baik sangat dibutuhkan ketika Anda kuliah di luar negeri. Anda sebaiknya memiliki jadwal harian yang teratur agar semua kegiatan selesai tepat waktu.

Ketepatan waktu ini sangat penting. Pertama, orang luar negeri menjunjung tinggi budaya tepat waktu. Kedua, apabila keterlambatan terjadi saat mengumpulkan tugas, akan diberlakukan pengurangan nilai sebanding dengan berapa lama keterlambatan terjadi. Untuk menghindari hal ini terjadi, Anda harus pandai membagi waktu.

4. Harus Bisa Belajar Secara Mandiri

 

Belajar - pixabay.com

Belajar – pixabay.com

Menjadi mandiri adalah wajib bagi orang yang kuliah di luar negeri. Anda harus menentukan sendiri kapan suatu tugas akan Anda kerjakan, bukannya menunggu apakah teman sekelas sudah mulai mengerjakan atau belum.

Dalam belajar pun Anda harus mandiri. Anda harus bisa mencari tahu sendiri apa yang belum Anda pahami, kemudian mencari referensi sendiri, lalu membacanya sendiri. Tentu saja, ada dosen yang bisa ditanyai, tetapi inisiatif dan usaha Anda sendirilah yang paling dibutuhkan.

Selain tantangan-tantangan akademik di atas, masih ada tantangan lain di luar kegiatan belajar. Saat kuliah di negara Skandinavia misalnya, Anda harus beradaptasi dengan suhu yang dingin. Anda juga akan berjauhan lama dengan keluarga atau sering kesulitan menemukan restoran yang menjual masakan Indonesia.

Namun, tantangan-tantangan tersebut bukan tidak mungkin ditaklukkan. Dengan persiapan matang dan kesungguhan, kuliah di luar negeri bisa jadi pengalaman yang sangat menyenangkan.

Be the first to write a comment.

Your feedback