Bukan Main-Main, Ini 10 Pengaruh Buruk Gadget pada Anak

Jessica,
1

Zaman sekarang, anak-anak banyak yang sudah pandai mengoperasikan ponsel pintar. Dengan alasan memanfaatkan teknologi untuk membantu perkembangan kecerdasan dan pendidikan anak, orang tua pun tak segan memberikan anak-anak gawai yang lumayan canggih. Padahal, di balik manfaatnya, ancaman pengaruh buruk gadget pada anak patut diwaspadai.

Alih-alih membantu perkembangan kecerdasan, faktanya, memberikan gawai pada anak bukanlah pilihan bijak. Beragam pengaruh buruk gadget pada anak, mulai dari kecanduan hingga soal perkembangan daya ingatnya siap mengancam. Berikut ini rinciannya.

Kecanduan

www.buahatiku.com

www.buahatiku.com

Contoh terbaru kasus kecanduan gawai adalah dua anak di Bondowoso, Jawa Timur. Mereka sampai masuk ke Poli Jiwa RSUD dr Koesnadi Bondowoso. Anak-anak di bawah umur itu selalu marah-marah dan membanting benda-benda di sekitarnya bahkan menyakiti diri sendiri jika ponsel pintar dilepaskan dari tangannya. Bahkan kini KPAI membuka layanan laporan anak kecanduan gadget.

Perkembangan Terhambat

blog-cdn.duitpintar.com

blog-cdn.duitpintar.com

Keasyikan bermain gawai akan membuat anak-anak malas dan kurang bergerak. Akibatnya perkembangan mereka akan terhambat. Perkembangan yang dimaksud ini tak hanya fisik, psikologi dan kecerdasan anak pun akan turut tergerus oleh kebiasaan bermain gadget.

Risiko Obesitas

magazine.orami.co.id

magazine.orami.co.id

Karena punya mainan yang asyik dan tidak menguras tenaga fisik, maka anak-anak akan cenderung berdiam diri di rumah atau di kamar. Hal itu tentu saja mengakibatkan tumpukan lemak dan berpotensi menjadi obesitas.

Istirahat Terganggu, Prestasi Sekolah pun Menurun

img.okezone.com

img.okezone.com

Kebanyakan orang tua tidak mengawasi anaknya yang menyalakan gadget di kamar saat menjelang tidur. Ada sebuah studi yang menemukan fakta bahwa anak usia 9 sampai 10 tahun yang menggunakan gadget di kamar tidur, 75 persennya mengalami gangguan tidur. Akibatnya, di sekolah mereka mengantuk dan kurang konsentrasi belajar. Hal ini akhirnya mengakibatkan nilai  dan prestasinya menurun drastis. Bukannya membuat cerdas, justru ponsel cerdas bisa menyita kecerdasan.

Penyakit Kejiwaan

lolading.com

lolading.com

Ya, kasus yang terjadi di Bondowoso seperti dalam poin pertama di atas adalah bukti nyata bahwa kecanduan akut terhadap gawai ternyata bisa mengarah ke sakit jiwa. Memang sejumlah studi memberikan kesimpulan bahwa penggunaan gawai secara berlebihan pada anak-anak akan memicu tingkat depresi, autisme, gangguan bipolar, hingga gangguan perilaku.

Agresif

magazine.orami.co.id

magazine.orami.co.id

Saat anak sudah mengerti bagaiman akses ke Youtube lewat gawai miliknya, Anda tak bisa lagi mengontrol apa yang ditonton anak. Ketika Anda sibuk dengan pekerjaan, mereka pun sibuk dengan tontonan yang mungkin saja di antaranya tidak layak untuk mereka. Video-video kekerasan, pembunuhan maupun penganiayaan yang beredar dan mereka tonton akan memicu perilaku agresif pada diri anak.

Pikun Digital (Digital Dimentia)

media.tabloidbintang.com

media.tabloidbintang.com

Ketergantungan ingatan pada gawai membuat peran otak semakin menyusut. Dikabarkan oleh JoongAng Daily, sejumlah ahli kesehatan di Korea Selatan melaporkan temuan meningkatnya jumlah kasus kepikunan akibat ketergantungan pada gawai dan perangkat elektronik. Kecanduan pada gawai membuat mereka sulit mengingat berbagai hal detail dalam kehidupan sehari-sehari.

Kurangnya Kemampuan Bersosialisasi

cdn.zettamedia.co

cdn.zettamedia.co

Pengaruh buruk gadget pada anak selanjutnya terkait kemampuan bersosialisasi. Meskipun sesama pengguna gawai bisa bersosialisai, namun jelas ada perbedaan interaksi sosial langsung dengan yang lewat jaringan. Anak-anak yang seharusnya belajar interaksi dengan bermain bersama malah asyik menyendiri dengan gawainya.

Ancaman Radiasi

daily.oktagon.co.id

daily.oktagon.co.id

California Department of Public Health (Departemen Kesehatan Masyarakat California) pada Desember 2017, seperti dikutip dari Kumparan.com, menyampaikan peringatan tentang bahaya radiasi ponsel. Gawai disinyalir memancarkan radiasi elektromagnetik. Pihak departemen menghimbau masyarakat untuk menjaga jarak dengan ponsel. Gelombang ini muncul ketika ponsel mencari sinyal.

Edukasi Gadget Tidak Berkelanjutan

www.blibli.com

www.blibli.com

Alasan edukasi ataupun sebagai media pembelajaran adalah salah satu sebab banyak orang tua yang memberikan gawai kepada anak. Namun, menurut peneliti yang juga dokter anak dari Amerika Serikat, Cris Rowan, edukasi dari gawai tak akan lama dalam memori anak-anak.

Melihat sederet pengaruh buruk gadget pada anak, para orang tua hendaknya mengawasi anaknya agar jangan berlebihan menggunakan ponsel. Timbang lagi baik buruknya.

Feedback


  1. Bagus banget utk mendidik anak

Your feedback