Asah Kecerdikan Berpikir Anak Melalui 4 Kegiatan Kreatif Ini

Jessica,
0
Kegiatan Kreatif

Sebagian besar orang tua pasti menginginkan anaknya tumbuh menjadi pribadi yang pintar dan cerdas. Namun seringnya, mereka abai terhadap kecerdikan berpikir yang juga bisa dibentuk sejak dini melalui berbagai kegiatan kreatif. Kecerdikan inilah yang akan membantu mereka untuk menyelesaikan masalah, termasuk menemukan solusi di situasi sulit sekalipun.

Di sini, orang tua perlu memahami bahwa waktu terbaik untuk membentuk ketiganya adalah di lima tahun pertama dan cara efektif untuk menstimulasi dengan bermain. Berikut beberapa kegiatan kreatif yang bisa mengasah kecerdikan berpikir anak.

Bermain Puzzle

Kegiatan Kreatif

pixabay.com

Ada banyak manfaat dari permainan yang satu ini. Salah satu yang utama adalah melatih anak untuk memecahkan masalah (problem solving). Anak dituntut untuk bisa merangkai dan mencocokkan bentuk sesuai gambar yang ada. Tentu, permainan ini juga akan melatih dan membentuk daya konsentrasi serta logika mereka. Tak hanya itu, permainan ini juga sangat baik bagi perkembangan motorik halus anak.

Jadi, tak perlu ragu untuk menjadikan mainan ini sebagai sarana edukatif bagi sang buah hati. Apalagi, papan puzzle ini tersedia dalam banyak jenis, model, dan desain. Pilihlah jenis yang ramah lingkungan dan dengan model yang disukai mereka. Untuk temanya pun sangat beragam; mulai dari seri hewan, tumbuhan, angka, huruf, dan lainnya. Pastinya, ini juga akan sangat membantu membuka wawasan anak.

Bermain Rancang Bangun (Building Blocks)

Kegiatan Kreatif

pixabay.com

Selain puzzle, permainan rancang bangun kontruksi (Building Blocks) juga sangat baik untuk membentuk kecerdikan berpikir anak. Anak akan diajak untuk bermain sambil belajar menyusun balok demi balok hingga menjadi sebuah bangunan atau benda. Ketika bermain inilah, otak mereka akan dilatih untuk menyelesaikan masalah sekaligus melatih kreativitas.

Biarkan mereka bereksplorasi karena ini nantinya akan sangat bermanfaat agar anak bisa berpikir out of the box. Namun, perlu dipahami bahwa permainan ini harus disesuaikan dengan usia. Usia yang disarankan berkisar antara 3-5 tahun atau lebih.

Bermain Sambung Cerita

Kegiatan Kreatif

pixabay.com

Karena diyakini dapat merangsang daya imajinasi, umumnya para orang tua tidak akan melewatkan sesi bercerita sebelum tidur. Orang tua sering kali menceritakan kisah-kisah teladan dan anak hanya diam mendengarkan. Sesekali mungkin mereka akan bertanya, tapi tidak akan keluar dari konteks cerita yang dibacakan.

Kini, tak ada salahnya jika Anda mengubah momen tersebut menjadi sesi bercerita yang lebih kreatif. Anda bisa melibatkan anak dalam cerita yang Anda bawakan. Orang tua cukup menceritakan awal mula sebuah kisah, dan anak diminta untuk melanjutkan cerita tersebut sesuai keinginannya. Biarkan mereka bermain dengan kreativitasnya untuk memilih seperti apa tokoh, alur, dan plot yang diinginkan.

Di sini, penting bagi Anda untuk menunjukkan ketertarikan terhadap narasi yang mereka bawakan, meskipun bisa jadi belum ada keterkaitan antar plot satu dengan yang lain. Karena yang terpenting, anak bisa terus percaya diri untuk mengembangkan sesuatu sesuai dengan kreativitasnya.

Permainan Cari Harta Karun

Kegiatan Kreatif

pixabay.com

Satu lagi kegiatan kreatif yang sangat baik untuk melatih kecerdikan berpikir anak, yaitu bermain ‘Cari Harta Karun’. Dalam permainan ini, Anda hanya harus menyediakan beberapa benda yang akan diperumpamakan sebagai harta karun. Bisa berupa mainan mereka sendiri atau mainan yang baru dibeli. Kemudian, taruhlah harta karun tersebut di tempat tersembunyi namun masih mungkin untuk diketahui anak.

Selanjutnya, buatlah kertas bertuliskan kata-kata kunci seperti ‘di dalam laci meja’, ‘ 5 langkah ke arah selatan dari kulkas’, atau yang lainnya. Usahakan kata-kata kunci tersebut sesuai dengan kemampuan mereka, agar tujuan dari permainan ini bisa tercapai. Yakni, melatih daya berpikir anak untuk memecahkan suatu masalah. Karena anak akan banyak bergerak, permainan ini juga sangat bagus untuk melatih saraf motorik kasar.

Nah, itulah beberapa kegiatan kreatif yang bisa Anda terapkan untuk merangsang kecerdikan berpikir sang buah hati. Semoga bermanfaat.

Be the first to write a comment.

Your feedback