Tidak Cuma untuk Hiburan, Mendengarkan Musik Ternyata Bisa Meningkatkan Daya Ingat Anak Lho, Bunda

Jessica,
0
Mendengarkan Musik

Banyak penelitian yang menyatakan bahwa mendengarkan musik berpengaruh positif dalam belajar. Jenis musik tertentu dipercaya bisa memacu adrenalin menjadi lebih bersemangat. Mendengarkan musik tertentu akan membuat seseorang meningktkan level energinya. Artinya, jika anak belajar dengan diiringi musik, ia akan lebih termotivasi dan lebih giat belajar sehingga membuat materi lebih mudah masuk.

Meski demikian, tidak semua anak merasa nyaman jika belajar sambil mendengarkan musik. Sebab ada pula anak yang justru materi belajarnya tidak masuk jika diiringi musik. Ini disebabkan tiap anak memiliki tipe yang berbeda. Oleh sebab itu, Bunda bisa mencari metode belajar yang efektif agar si anak bisa belajar dengan menyenangkan.

Daya Ingat Cemerlang, Selamat Tinggal Lupa

Mendengarkan Musik

pixabay.com

Mendengarkan musik ternyata bisa bermanfaat meningkatkan daya ingat dan mencegah kepikunan seseorang. Ini karena bagian otak yang memproses musik berdekatan dengan memori sehingga ketika seseorang melatih otak dengan terapi musik, maka secara otomatis memorinya juga ikut terlatih.

Atas dasar inilah terapi musik banyak digunakan di sekolah-sekolah modern di Amerika dan Eropa untuk meningkatkan prestasi akademik siswa. Sedangkan di pusat rehabilitasi, terapi musik banyak digunakan untuk menangani masalah kepikunan dan pasien yang hilang ingatan.

Terapi untuk melatih daya ingat anak tidak hanya sebatas pada mendengarkan musik, melainkan juga bisa dengan menggunakan unsur-unsur yang ada dalam musik, seperti irama. Irama adalah gerak teratur yang disebabkan munculnya aksen (tekanan suara pada kata atau suku kata) secara tetap. Pola-pola yang teratur begitu dekat dengan dunia anak-anak. Semenjak umur 6 tahun, dunia anak tak jauh dengan irama. Di usia ini, anak akan tertarik pada irama gerak, detak jantung, dan tepuk tangan ketika menyanyikan sebuah lagu. Dengan menyanyi pula, anak bisa memahami dan menghayati satu demi satu kata dalam syair lagu. Dengan demikian, akan banyak informasi baru yang mampu diolah dalam otaknya.

Musik untuk Membantu Belajar Anak

Mendengarkan Musik

pixabay.com

Jika melihat penerapan musik pada dunia pendidikan kita, khususnya TK, jenis musik apakah yang sering digunakan? Mungkin Bunda cukup familiEr dengan beberapa judul lagu berikut: Balonku, Pelangi-pelangi, Bintang Kecil, dan berbagai lagu anak-anak lain yang sering diajarkan di TK. Ya, anak-anak berjingkrak, bertepuk tangan menyanyikan lagu-lagu kesayangan mereka. Itu merupakan salah satu penerapan aktivitas musik yang sering digunakan pada pendidikan TK di Indonesia.

Meski begitu, sejauh ini optimalisasi musik tampaknya masih minim diterapkan di TK. Beberapa lebih menekankan pada kemampuan anak-anak menghafal syair-syair lagu daripada mengonsumsi ritme untuk meningkatkan kecerdasan anak-anak. Alangkah lebih baik jika segala aspek musik didayagunakan secara maksimal dan tidak berhenti pada satu atau dua aktivitas musik demi efek yang optimal untuk kecerdasan buah hati.

Jika Bunda ingin untuk mengoptimalkan kecerdasan buah hati melalui musik, Bunda tak perlu khawatir. Farabi Music School yang berada di gedung Educenter BSD menyediakan sarana tersebut. Didirikan dan dipimpin oleh ikon musisi Indonesia, Dwiki Dharmawan memberikan program belajar musik yang memadukan musik kontemporer dan tradisional. Pengalaman selama puluhan tahun, menjadikan Farabi Music School mencetak generasi unggul di bidang musik dan bahkan artis berbakat lainnya. Contoh artis Indonesia lulusan Farabi Music School adalah: Agnes Monica, Eva Celia, Joshua Seherman, Giring (Nidji), Ussy, Drumer Bryan (Sheila on 7), dan masih banyak lagi. Pada ajang-ajang Jazz Goes to Campus, Jak Jazz, dan Java Jazz hampir pasti ada anak-anak atau alumni Farabi Music School yang tampil dalam berbagai grup mereka sendiri. Gimana, Bunda tertarik untuk memasukkan putra-putri ke Farabi Music School? Info lebih lanjut bisa dilihat di sini ya!

Be the first to write a comment.

Your feedback