Kecemasan Yang Ada Di Tengah Pandemi Virus Corona

Charles,
1
Kecemasan Yang Ada Di Tengah Pandemi Virus Corona

Adanya bombardir media mengenai pandemi virus corona COVID-19, tentu terkadang membuat banyak orang dan dapat mempengaruhi kesehatan mental, kepanikan berlebih, hingga merasa takut kehilangan orang-orang yang disayang dan tentu sangat memberi perubahan terhadap aktivtas yang dijalankan akibat adanya dampak bila terkena virus corona itu sendiri.

WHO sebagai organisasi kesehatan dunia telah menyatakan bahwa virus corona kini menjadi pandemi atau wabah. Tentu saja hal ini sangat membuat semua warga dunia menjadi semakin waspada. Sangat diperlukan bagi para warga dunia untuk mengetahui dan mencari informasi yang valid. Perlu juga mengetahui langkah-langkah untuk bisa membentengi diri sendiri dari virus corona agar tidak mengalami stres dan kepanikan berlebih ditengah pandemi.

Penting sekali mengetahui informasi-informasi yang terus diperbarui setiap harinya untuk menjaga kewaspadaan. Terkadang terus-menerus terpapar informasi pun juga bisa membuat seseorang menjadi kepikiran dan stres.
Bagi orang yang sebelumnya sudah pernah mengalami sedikit gangguan mental adalah kelompok yang mungkin paling berpeluang besar terkena dampak psikis dari pandemi corona ini. Begitupun bagi anak dan orang-orang khususnya dokter atau tenaga medis lain yang turun dan berhadapan langsung dengan pasien juga sangat perpeluang besar terkena virus corona COVID-19.

Efek fisik maupun psikologis bisa datang melalui rasa takut serta khawatir berlebihan dan berdampak terhadap kesehatan diri sendiri maupun orang-orang tercinta, perubahan pola tidur dan pola makan, serta bisa memburuknya masalah kesehatan yang sudah terjadi sebelumnya.

Berikut ada beberapa tips yang dapat membantu menjaga kesehatan mental serta fisik kamu maupun orang-orang terdekat dalam menghadapi pandemi virus corona :

Mencari Tahu Sumber-Sumber yang Valid

Setiap sehari, tentu sangat banyak informasi yang diperbarui yang juga beredar dimana-mana seputar virus corona, seperti misalnya whatsapp grup, line, dan lain sebagainya.

Meski beragam informasi tersebut disebar oleh keluarga atau teman, Perlu dan sebaiknya untuk lebih berhati-hati karena bisa saja bahwa  berita itu hoaks atau dibuat-buat. Alih-alih merasa tenang, justru nantinya bisa menjadi lebih dibuat panik dan cemas karena tidak tahu pasti mengenai kebenarannya.

Pastikan selalu memantau perkembangan virus corona dari sumber-sumber yang benar-benar terpercaya dan valid, tidak untuk menelannya mentah-mentah.

Sangat Diperlukan dalam Menjaga Kesehatan

Di tengah situasi pandemi virus corona COVID-19, salah satu hal yang menjadi peran penting dan dapat dilakukan agar lebih merasa tenang dengan menjaga kesehatan tubuh. Saat kamu merasa tidak cukup dalam menjaga kesehatan diri dengan cukup baik, mungkin kamu akan lebih takut untuk tertular.

Berikut tips yang bisa diterapkan pola hidup sehat:

  • Mengonsumsi makanan sehat dan seimbang.
  • Perbanyak minum air putih, paling tidak atau minimal 2 liter setiap harinya.
  • Tetap aktif dengan rutin berolahraga, kamu cukup melakukan dengan gerakan yang sederhana saja.
  • Tidur yang, setidaknya 6-8 jam setiap hari.
  • Kebiasaan merokok dan minum alkohol kalo bisa untuk dikurangi.
  • Terus mencuci tangan, dengan mengetahui cara yang benar seperti apa atau setidaknya 20 detik dengan air bersih yang mengalir dan sabun. Lakukan ini sebelum maupun sesudah makan atau menyiapkan makanan, maupun sesudah bepergian, bersin, batuk, atau ke kamar mandi.

Tetap Positif

Selalu ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mempertahankan pikiran yang positif. Mulai dari memberikan sugesti positif terhadap diri sendiri, Berfokus akan hal-hal yang baik dan menyenangkan dalam hidup pastinya, serta tak lupa juga untuk berbagi cerita dan canda dengan orang-orang yang kamu cinta maupun orang-orang yang membuat kamu merasa lebih semangat untuk menghadapi pandemi virus corona seperti ini.

Stres dan kepanikan-kepanikan yang muncul tidak bisa untuk dianggap hak yang sepele. Jika Anda atau orang-orang terdekat mengalami gangguan kesehatan mental terkait pandemi virus corona yang sedang berlangsung, mungkin sangat disarankan untuk menghubungi pihak yang dapat membantu, seperti misalnya psikolog.

Menghadapi pandemi virus corona tanpa terpancing kepanikan maupun virus anxiety, niscaya dapat membantu dapat menjaga kesehatan mental dan fisik di tengah terjadinya  krisis kesehatan yang terjadi di seluruh dunia. Pengaruhnya pun tak hanya baik untuk diri sendiri, melainkan bagi orang-orang di sekitar.

Feedback

  1. Ita Maulani


    Betul sekali, bombardir berita tentang virus corona (covid-19) lebih banyak membuat banyak orang justru takut. Misal ke masjid takut. Itu dialami beberapa tetangga saya. Saking takutnya, mereka tak keluar rumah. Ini kan malah membuat mereka tidak sehat. Apalagi kalau rumahnya kurang ventilasi. Di rumah terus justru menambah tidak sehat, mudah kena virus.

    Betul juga. Tetanggaku yang penakut (eh takut), justru kena covid-19 akibat tertular virus dari anaknya yang kerja sopir online. Dia bersama suaminya akhirnya harus dirawat di rumah sakit. Sementara, anaknya bersama istri dan anaknya juga harus masuk rumah sakit.

    Seharusnya yang digencarkan adalah penyuluhan tentang memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan membentuk kelompok gugus tugas sampai ke tingkat RT. Tidak harus selalu di rumah, tidak boleh kerja. Padahal, mereka harus hidup tiap hari. Ini justru membuat daya tahan tubuhnya turun.

Your feedback