Buku & Film Ini Punya Kisah Mirip Wabah Virus Corona!

Vana Vana,
0

Semenjak World Health Organization (WHO) mengumumkan virus Corona sebagai sebuah pandemi global, semakin banyak pula konspirasi yang muncul tentang virus yang mudah ditularkan melalui droplet ini. Banyak artikel-artikel yang bermunculan mengenai virus Corona sebagai senjata biologis yang sengaja dibuat, bahkan sempat juga bermunculan rumor tentang ramalan virus Corona dari buku novel tahun 1981. Terlepas dari benar atau tidaknya teori-teori konspirasi tersebut, ternyata ada loh sejumlah buku & film yang memiliki kisah serupa dengan virus Corona. Penasaran apa saja? Nah, berikut ini adalah beberapa di antaranya:

 

1. Buku novel thriller “The Eyes of Darkness” karya Dean Koontz tahun 1981
The Eyes of Darkness

Buku The Eyes of Darkness

Munculnya virus Corona menjadikan buku karangan Dean Koontz tersebut laris manis dicari oleh para pembaca yang ingin tahu tentang ramalan virus Corona. Saking larisnya, bahkan novel ini telah menjadi best seller dalam situs penjualan e-commerce Amazon! Cerita dalam buku tersebut mengisahkan mengenai senjata biologis baru China di dalam suatu dekade yang meledak pada daerah Wuhan, China dan diberi nama virus WUHAN-400. Diceritakan di dalam novel ini, virus tersebut dikembangkan dalam laboratorium RDNA yang berasal dari luar kota Wuhan, namun kemudian tersebar secara cepat di dalam kota Wuhan. Selain itu, WUHAN-400 juga dianggap sebagai salah satu virus mematikan yang memiliki masa inkubasi selama 4 jam, bahkan tingkat mematikan dari virus Wuhan-400 mencapai 100% dalam waktu 12 jam. Mirip sekali dengan kisah Virus Corona, bukan? Meskipun mirip, ada juga beberapa perbedaan antara kisah dalam buku tersebut dengan kenyataan COVID-19. Salah satunya yaitu sampai saat ini belum ada bukti bahwa virus Corona merupakan hasil dari senjata biologis dan masa inkubasi virus Corona yang lebih panjang, yaitu 1 hingga 14 hari. 

 

2. Buku Novel End of Days: Predictions and Prophecies About the End of The World  karya Sylvia Browne tahun 2008
End of Days: Predictions and Prophecies About the End of The World  karya Sylvia Browne tahun 2008

Buku Sylvia Brownie

Buku ini disebut-sebut memiliki “ramalan” tentang dunia dengan akurasi hampir 100%. Banyak pembaca yang percaya dan menuliskan review bahwa buku ini benar-benar meramal keadaan dunia di masa depan. Padahal, buku ini ditulis pada tahun 2008 dan penulisnya sendiri telah meninggal pada tahun 2013. Munculnya virus Corona ini juga membuat buku ini meraih posisi sebagai best seller no. 2 pada website e-commerce Amazon.

Salah satu kutipan dalam buku yang diyakini meramalkan keberadaan virus Corona yaitu, “pada sekitar 2020, penyakit seperti pneumonia akan menyebar ke seluruh dunia, menyerang paru-paru dan saluran bronkial dan sulit disembuhkan dengan semua jenis perawatan yang ada”. Selain itu, dikatakan juga, “nyaris lebih membingungkan daripada penyakit itu sendiri adalah kenyataan bahwa penyakit itu akan tiba-tiba lenyap begitu tiba, menyerang lagi sepuluh tahun kemudian, dan kemudian menghilang sepenuhnya.”

Ramalan ini tentu membuat geger seluruh warga dunia. Namun sayangnya, tidak ada yang dapat memberikan konfirmasi dan penjelasan lebih lanjut mengenai tulisan ini sebab sang penulis sendiri sudah meninggal dunia. Yang tersisa kini hanyalah pertanyaan, apakah kira-kira tulisan tersebut akan menjadi kenyataan?

 

3. Film thriller/drama Contagion karya Steven Soderbergh pada tahun 2011

Contagion

Film Contagion langsung menduduki puncak teratas setelah 9 tahun rilis berdasarkan popular movie pada iTunes. Banyak orang yang mencari dan menonton film ini karena adegan dalam film ini memiliki beberapa kesamaan dengan keadaan dunia sekarang akibat merebaknya virus Corona. Film ini menceritakan tentang sebuah keluarga yang terserang penyakit seperti flu namun sangat mematikan dan flu ini tersebar ke seluruh dunia. Seperti keadaan saat ini, panic buying, kesulitan alat kesehatan, dan kondisi lockdown, juga tergambar nyata dalam film Contagion ini. Bahkan dalam film, ditunjukkan bahwa virus juga tersebar melalui droplets yang masuk ke dalam mulut, hidung, dan mata sehingga orang-orang tidak dapat pergi keluar secara leluasa dan harus menggunakan masker kemanapun mereka pergi. Menanggapi terjadinya kericuhan masyarakat, sebuah klarifikasi telah diberikan oleh pihak Senior Global Health yang menyatakan bahwa film ini bukanlah ramalan. Dikatakan juga bahwa dalam setiap wabah yang terjadi memang pasti akan menghasilkan kondisi yang serupa, sehingga tidak perlu memikirkan konspirasi yang berlebihan antara virus Corona dengan film Contagion tersebut.

Gimana, guys? Meskipun mungkin hanya kebetulan semata, buku & film yang mirip dengan wabah virus corona menarik untuk dibaca dan ditonton karena relatable dengan kondisi saat ini, bukan? Tertarik untuk mencoba?

Be the first to write a comment.

Your feedback