Apakah Anak Butuh Untuk Les Tambahan?

Vana Vana,
0
Les Tambahan Untuk Anak

Biasa-nya anak usia lima tahun sudah mulai diberikan les tambahan untuk anak oleh orang tua-nya, dan hal tersebut tentu saja akan membuat anak menyadari bahwa dunia-nya tidak seperti sebelum-nya ketika sang anak masih balita. Dirinya sekarang harus pergi ke sekolah untuk belajar, mematuhi peraturan yang ada dari sekolah.

Beberapa hal juga membuat pendidikan anak mengalami hambatan dalam belajar, dan mengakibatkan mereka tertinggal jika di bandingkan daripada teman-teman sekelasnya, dan orang tua akan langsung merespond hal tersebut dengan mendaftarkan sang anak untuk mengikuti les tambahan di luar jam sekolah.

Dra. Adriani Purbo PSI, MBA mengatakan bahwa dengan mewajibkan anak dengan usia TK untuk menguasai membaca dan menulis sama saja dengan memaksa anak harus memiliki kemampuan seperti yang akan di-ajarkan di Sekolah Dasar. Dengan memaksa anak kita untuk mengikuti les tambahan, hal itu tentu saja akan mengurangi aktifitas bermain sang anak, sedangkan anak kita masih membutuhkan waktu bermain, melalui kegiatan seperti itu anak kita sendiri akan mempelajari banyak hal dan dapat berkembang secara optimal.

Bagi orang tua memang sedikit dilema dimana banyak sekolah SD yang sudah memberi peraturan bahwa anak sudah harus dapat membaca sebelum menjadi murid di SD tersebut, hal itu tentu saja yang akan member beban kepada orang tua jika mereka ingin memasukkan sang anak ke sekolah tersebut, dan kemudian akan timbul pertanyaan, apakah les tambahan yang akan diberikan kepada anak Anda adalah keputusan yang tepat untuk membantu kesulitan belajar anak Anda? Sebelum itu alangkah baiknya Anda melakukan hal ini.

  • Jadilah Guru Les Private-nya

Ingat, Anda bukanlah satu-satunya orang tua yang memiliki kesulitan untuk mengajar anak anda untuk menulis atau membaca, semua orang pernah mengalami-nya, banyak yang pada beberapa bulan sebelum sekolah TK usai, sang anak masih belum bisa membaca maupun menulis, hal ini tentu saja membuat khawatir setiap orang tua, dan untuk itu, kita sebagai orang tua juga harus berperan aktif untuk dapat memberikan pelajaran lebih atau mengajar anak kita agar dapat membaca dan menulis.

Memang akan terasa sulit pada awal-nya, tetapi jika kita bisa mengajarkan dengan disiplin dan bisa memberikan hadiah untuk hal tersebut, maka tidak mungkin sang anak akan rajin untuk belajar membaca dan menulis, jika anda rajin mengajarkan anak anda dalam waktu kurang lebih 30 menit, maka mungkin saja anak Anda akan memahami hal tersebut lebih cepat, dan jangan lupa berikan sang anak waktu bermain setelah anda ajarkan hal tersebut.

Kreativitas juga diperlukan untuk mengajar sang anak, dan anda tidak boleh memaksa sang anak, karena memaksa sang anak akan membuat anak tersebut tidak focus untuk belajar dan hanya ingin cepat selesai saja untuk pelajarannya tersebut.

  • Les Untuk Ujian

Anda juga bisa memilih baru memasukkan anak anda ke les apabila mereka sebentar lagi akan menghadapi ujian, anak SD, SMP, SMA sudah mulai banyak ujian, dan tentu saja untuk menunjang hal tersebut, orang tua juga bisa memberikan les tambahan kepada anak-nya agar lebih mengerti tentang tema yang akan dijadikan ujian, tentu saja setiap orang tua ingin melihat anak-nya meraih hasil setinggi mungkin ketika ujian, tetapi untuk itu anda juga harus menghabiskan waktu dan uang anda untuk memberikan anak anda les tambahan, tetapi ingat, ini perlu di catat jika sang anak juga setuju untuk melakukan les tambahan, karena jika sang anak tidak mau, maka bisa jadi les tambahan yang anda berikan akan menjadi les yang sia-sia bagi anak Anda dan juga untuk anda sendiri.

 

Ingat yah untuk orang tua, kita tidak boleh panik dan langsung memberikan les kepada anak kita jika sang anak tidak mampu atau belum bisa belajar membaca atau menulis, maupun untuk menghadapi ujian mereka.

Be the first to write a comment.

Your feedback