Menguasai Bahasa Isyarat? Ini Loh Manfaatnya saat Tamat Kuliah

Jessica,
0
Menguasai Bahasa Isyarat

Pernahkah terpikir olehmu untuk belajar bahasa isyarat? Bahasa isyarat ini merupakan bahasa yang digunakan oleh para tunarungu untuk berkomunikasi. Menurut penelitian, belajar bahasa isyarat dapat meningkatkan sensitivitas lingkungan, loh. Yuk, simak manfaat-manfaat lain menguasai bahasa isyarat terutama setelah tamat kuliah.

1. Mengembangkan Sensitivitas

Menguasai Bahasa Isyarat

dnetwork.net

Dengan menguasai bahasa isyarat, kamu menjadi lebih peduli dan sensitif terhadap suasana sekitar terutama tunarungu. Kamu juga bisa mengetahui kesulitan serta perjuangan para tunarungu dan aktivitis untuk membangun masyarakat yang lebih inklusif. Kamu juga akan lebih tertarik menjadi aktivis yang peduli terhadap inklusifitas dalam masyarakat.

2. Meningkatkan kemampuan berkomunikasi

Belajar bahasa isyarat apa lagi menguasainya juga bermanfaat untuk kamu dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan tunarungu. Kamu akan bisa menyosialisasikan pentingnya belajar bahasa isyarat bukan hanya bagi para tunarungu namun juga bagi kamu yang normal sehingga komunikasi bisa berjalan.

Menguasai bahasa isyarat bisa membuat kamu lebih peka terhadap ekspresi wajah serta gerakan tubuh orang lain. Kamu juga tidak memerlukan pena dan kertas untuk bisa saling berkomunikasi sehingga kamu bisa lebih hemat waktu, tenaga, terutama bisa menghemat kertas.

3. Menambah Banyak Kenalan

Menguasai Bahasa Isyarat

kompasiana.com

Menguasai bahasa isyarat akan membuat kamu menambah relasi. Relasi yang terbangun karena tergabung dalam sebuah komunitas yang sama akan menjadi jembatan kamu untuk mendapatkan pekerjaan. Mereka akan dengan senang hati memberitahukan tentang lowongan pekerjaan serta mengajak kamu untuk bergabung dalam proyek-proyek penting yang berhubungan dengan difabel. Kamu juga bisa memiliki banyak teman dari tunarungu.

4. Membuat Otak lebih Berkembang dan Aktif

Tidak ada salahnya mengasah kemampuan otak agar lebih berkembang dan aktif. Dengan cara menguasai bahasa isyarat, kamu bisa membuat otak lebih berkembang. Bahasa isyarat dapat menstabilkan serta menyeimbangkan motorik jari tangan dengan kerja otak. Selain itu, kerja otak kanan dan kiri akan lebih maksimal.

5. Menjadi Nilai Jual di Dunia Kerja

Menguasai Bahasa Isyarat

magazine.job-like.comn

Tidak banyak orang yang menguasai bahasa isyarat. Kemampuan dalam berbahasa isyarat bisa menjadi nilai jual kamu di dunia kerja. Kemampuan ini bisa menjadi kelebihan yang kamu miliki serta menjadi tambahan kemampuan yang bisa kamu tulis di daftar riwayat kerja. Pewawancara yang membaca CV kamu akan lebih terkesan karena kemampuan yang kamu miliki belum banyak dikuasai orang.

6. Menghasilkan Uang

Walaupun kamu sudah memiliki pekerjaan tetap, kemampuan bahasa isyarat yang kamu miliki bisa menghasilkan uang, loh. Kamu bisa menjadi penerjemah lepas khusus bahasa isyarat. Kamu juga bisa menjadi vloger yang memuat bahasa isyarat sebagai konten. Selain menghasilkan uang, kamu juga memperkenalkan bahasa isyarat serta mengajak penonton vlog-mu untuk belajar bahasa isyarat sehingga makin banyak orang yang peduli dengan difabel terutama tunarungu.

7. Menjadi Profesi saat Lulus Kuliah

Menguasai Bahasa Isyarat

idntimes.com

Mendapatkan pekerjaan dengan kualifikasi pendidikan yang kamu miliki bisa jadi sulit karena ada banyak orang yang memiliki kualifikasi yang sama. Namun, jika kamu menguasai bahasa isyarat, kamu bisa mencari kerja lebih mudah. Kamu bisa menjadi penerjemah khusus untuk teman tunarungu. Kamu bisa melamar penerjemah bahasa isyarat di televisi.

Kamu juga bisa membuka jasa sebagai penerjemah bahasa isyarat. Profesi kamu sebagai penerjemah akan lebih dikenal sehingga jasa kamu akan terus dibutuhkan di acara seminar, konferensi, dan termasuk bekerja di sektor pelayanan publik khusus melayani para difabel, terutama tunarungu.

Itulah 7 manfaat menguasai bahasa isyarat. Kamu tidak hanya akan mendapatkan banyak manfaat setelah tamat kuliah, tetapi manfaat ini kamu juga rasakan ketika mempelajarinya saat kuliah.

Be the first to write a comment.

Your feedback