5 Negara dengan Biaya Kuliah S2 Termurah

Jessica,
0

Bisa bersekolah atau melanjutkan kuliah S2 di luar negeri adalah impian semua orang. Ada beberapa orang yang mampu mewujudkan mimpi tersebut, ada pula yang terkendala masalah biaya kuliah. Sebenarnya tidak ada alasan untuk tidak dapat mewujudkan mimpi tersebut.  

Kalau kita mau sedikit lebih rajin mencari infomasi, ada beberapa negara yang menawarkan biaya kuliah S2 murah bahkan lebih murah daripada beberapa universitas di Tanah air. Berikut ini merupakan 5 negara dengan biaya kuliah S2 termurah, di antaranya:

  1. Italia

Università_della_Calabria_Rende_-_panoramio – commons.wikimedia.org

Meskipun biaya kuliah S2 di universitas swasta negara ini terbilang mahal, tapi rata-rata biaya kuliah universitas negeri di Italia cukup murah. Yaitu sekitar 850 sampai 1.000 euro atau sekitar Rp12.000.000-Rp14.000.000 per tahun. Lebih murah daripada rata-rata biaya pendidikan di salah satu universitas negara kita.

Jika ingin lebih murah lagi, Anda bisa berkuliah di Universitas Della Calabria di selatan Italia. Biaya pendidikan master di universitas tersebut terkenal paling murah se-Italia, yaitu sekitar Rp9.000.000 per tahun.

Kerennya, baik mahasiswa lokal maupun asing memiliki kesempatan yang sama dalam hal mendapatkan beasiswa. Jika beruntung, bukan tidak mungkin kita bisa berkuliah secara gratis di negara asal pizza tersebut.

  1. Taiwan

NTU – zh.wikipedia.org

Popularitas perguruan tinggi di negara ini memang tidak setenar universitas di Eropa. Meskipun begitu, Taiwan memiliki universitas terkemuka yang masuk dalam daftar universitas terbaik di dunia versi QS World. Universitas tersebut adalah NTU atau National Taiwan University.

Tidak hanya terkemuka, biaya kuliah di NTU juga cukup terjangkau. Per tahunnya mahasiswa master di kampus ini akan dikenakan biaya pendidikan sekitar Rp23.000.000 sampai Rp28.000.000. Sebagai perbandingan, rata-rata biaya S2 di UGM (Universitas Gajah Mada) mencapai Rp30.000.000 per tahun.

  1. Belgia

KU Leuven – commons.wikimedia.org

Negara asal tokoh kartun Tin Tin ini memiliki 3 wilayah yaitu Flanders yang rata-rata penduduknya berbahasa Inggris, Wallonia berbahasa Perancis, dan sisanya yang berbahasa Belanda. Bagi mahasiswa asing,  wilayah Flanders merupakan favorit mereka karena penduduk di sana mampu berbahasa Inggris.

Tidak heran jika di Flanders banyak ditemukan universitas berkualitas. Salah satunya adalah KU Leuven. Serunya, biaya kuliah S2 di universitas tersebut cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp12.000.000 per tahun. Harga tersebut tidak kalah murah dengan rata-rata biaya pendidikan master di universitas Belgia lainnya, yaitu sekitar Rp8.000.000 sampai Rp21.000.000 per tahun. Cukup murah bukan?

  1. Austria

Austria – viator.com

Austria merupakan salah satu negara di Eropa dengan biaya kuliah S2 termurah. Jika menempuh pendidikan master di negara ini, pada 2 semester pertama Anda tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun alias gratis. Selanjutnya, Anda hanya akan dikenakan biaya kuliah sekitar Rp11.000.000 per semester.

Agar lebih ringan, carilah beasiswa untuk berkuliah di negara ini. Karena biasanya, selain membiayai pendidikan beasiswa juga menanggung akomodasi dan biaya hidup selama berkuliah di Austria.

  1. Perancis

sorborne – frenchly.us

Pemerintah Perancis tidak pandang bulu dalam memajukan kualitas pendidikan. Mereka memberi kesempatan pada siapa saja yang ingin berkuliah tanpa mengeluarkan banyak biaya. Baik mahasiswa lokal maupun asing yang berkuliah di Perancis mendapatkan subsidi sekitar Rp140.000.000 per tahun.

Subsidi ini membuat biaya kuliah di negara tersebut menjadi sangat terjangkau. Rata-rata biaya pendidikan master di negara ini hanya sekitar Rp3.000.000 sampai Rp5.000.000 per semester. Bahkan salah satu universitas ternama negara tersebut, yaitu Sorborne, hanya menarik biaya kuliah sekitar Rp3.000.000 sampai Rp6.000.000 per tahun.

Jadi, apakah Anda tertarik untuk melanjutkan pendidikan S2 di negara-negara tersebut?

 

Be the first to write a comment.

Your feedback