Kapan Anak Anda Diajarkan Bahasa Kedua? 

Vana Vana,
0
Bahasa kedua Anak

Setiap orang tua selalu ingin mengajarkan anak mereka untuk mengerti beberapa bahasa selain bahasa Indonesia atau bahasa kedua bagi anak. Mampu menguasai banyak bahasa merupakan hal yang penting pada saat ini, bahasa merupakan alat komunikasi sehingga semakin banyak bahasa yang Anda mengerti, maka makin cepat juga Anda bisa belajar dan berkembang.

Banyak hal yang membuat kita harus mengetahui bahwa saat ini sudah memasukki pasar global sehingga peluang anak Anda untuk bisa berkembang di dunia internasional semakin besar, dan salah satu untuk bisa mendapatkan hal tersebut adalah Anda harus menguasai banyak bahasa, tetapi tentu saja sebagai orang tua Anda akan bingung, kapan Anda bisa mengenalkan bahasa kedua atau bahasa baru bagi anak Anda meski anak Anda masih belum lancer mengenal satu bahasa.

Menurut berbagai penelitian, semakin cepat Anda mengajarkan anak Anda bahasa kedua, hal tersebut akan semakin baik, semakin kecil anak diperkenalkan, maka akan sebanyak waktu yang tersedia bagi anak untuk belajar bahasa dibandingkan dengan anak yang baru belajar bahasa di usia tertentu, dan masa tersebut merupakan masa dimana anak Anda bisa belajar karena mereka memiliki banyak waktu untuk belajar dan anak juga akan lebih mudah untuk mengerti dan memahami bahasa baru tersebut.

Anak yang belum sekolah, terutama di usia tiga tahun merupakan saat dimana anak tersebut sedang berpikir, mengenai bahasa, berperilaku, bersikap, bakat, dan juga karakteristik lainnya yang sedang berkembang dengan cepat. Sehingga anak berusia tiga tahun merupakan awal yang tepat untuk belajar bahasa baru maupun bahasa kedua.

Pada usia tiga tahun, biasanya anak sudah mulai mengerti menggunakan bahasa ibu, dan pada usia tersebut anak juga sudah siap untuk belajar bahasa baru sehingga anak tidak sulit untuk membedakan mana bahasa ibu dan mana bahasa kedua.

Sebesar 50% kemampuan belajar anak berkembang saat usia anak berusia satu tahun dan 30% lainya berkembang pada anak berusia delapan tahun, dan itu berarti usia anak sampai delapan tahun merupakan masa penting bagi anak untuk terus banyak belajar dan berkembang, selain itu, ahli juga mengatakan bahwa fisiologi otak terhadap kemampuan belajar bahasa, otak anak sampai usia delapan tahun memiliki sifat yang fleksibel dimana anak akan belajar bahasa dengan sangat mudah, dan pada saat itulah otak mampu menyerap berbagai informasi dan pengetahuan dengan sangat mudah.

Semakin cepat anak Anda dikenalkan dengan bahasa baru, tentu saja semakin mudah bagi anak Anda untuk memahami hal tersebut, dan semakin cepat Anda mengajari anak Anda bahasa, maka semakin cepat juga anak Anda dapat mengikuti suara baru dan cara mengucapkan bahasa baru tersebut, dan pada masa anak, pikiran mereka masih terbuka lebar dan dapat menerima suara dan bahasa baru dengan cepat dan tanpa masalah.

Selain itu, belajar bahasa kedua juga memiliki manfaat lah menurut penilitian oleh Harvard University yang menunjukkan bahwa belajar bahasa tambahan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan fleksibilitas bagi pikiran anak, dan belajar bahasa secara diulang-ulang, mampu meningkatkan kekuatan otak dan ingatan anak Anda.

Bagaimana cara mengajarkan anak Anda tentang bahasa kedua? Terdapat enam aspek utama untuk dapat menstimulasi perkembangan otak anak Anda yakni melalui penglihatan, suara, rasa, sentuhan, penciuman, dan juga pergerakan, oleh karena itu, Anda dapat mengajarkan bahasa kedua tersebut dengan cara enam hal ini.

  • Menggunakan gambar, Anda dapat memberikan contoh gambar, seperti gambar hewan, buah, sayuran, dan hal hal lainnya, sambil mengucapkan apa yang Anda tunjukkan memakai bahasa kedua.
  • Belajar memakai music dan irama, music sendiri merupakan salah satu cara untuk merangsang seluruh fungsi otak, lirik dapat dikombinasikan kepada anak karena music akan membuat anak lebih mudah belajar dan mengingatnya.
  • Memakai gerakan tubuh, ajak anak Anda untuk menggunakan tubuh dan pikirannya secara bersamaan, hal tersebut dapat membantu anak untuk mengingat.
  • Dengan menyentuh, anak Anda dapat mengajarkan berhitung dengan bahasa kedua Anda, nyanyikan sebuah lagu dan gerakkan jari Anda dengan jari anak Anda untuk membentuk sebuah angka.
  • Bermain sambil belajar, Anda juga bisa melakukan kegiatan di luar rumah bersama anak Anda, dan Anda bisa berbicara dengan anak Anda memakai bahasa kedua jika Anda sedang berada di luar dan melakukan kegiatan bersama anak Anda.

Yang terpenting ketika Anda mengajari anak Anda adalah Anda jangan langsung memarahi anak Anda ketika anak Anda tidak mengerti, karena itu akan membuat anak Anda tidak ingin belajar dan tidak merasa percaya diri ketika sedang belajar mengenal bahasa kedua dari Anda maupun di lingkungan sekolah anak Anda nanti-nya.

 

Be the first to write a comment.

Your feedback