Persiapkan Masa Depan Anak Dengan 5 Tips Perencanaan Biaya Sekolah Ini

Jessica,
0
Perencanaan Biaya Sekolah

Setiap tahunnya, biaya sekolah selalu meningkat dengan pesat. Meskipun pemerintah telah menggratiskan biaya sekolah negeri hingga tingkat sekolah menengah pertama,  berbagai keperluan lain tetap harus ditanggung. Di luar SPP, biaya seragam, buku pelajaran, les tambahan untuk memaksimalkan minat dan bakat anak, dan karyawisata tentunya perlu dipikirkan juga. Jika Anda menginginkan anak masuk sekolah swasta, tentu biaya yang harus dianggarkan berlipat ganda.

Untuk menghindari kebingungan saat tahun ajaran baru tiba, Anda disarankan untuk melakukan perencanaan biaya sekolah sejak dini. Perencanaan biaya sekolah dapat dilakukan bahkan sebelum anak lahir. Apa saja tips mudah perencanaan biaya sekolah? Simak artikel di bawah ini untuk mengetahuinya.

Pertimbangkan usia anak saat mulai menabung

Perencanaan Biaya Sekolah

pixabay.com

Semakin awal Anda menabung dan melakukan perencanaan biaya sekolah, semakin kecil pula dana yang harus Anda siapkan setiap bulannya. Misalnya, jika mulai menabung saat anak masih balita, Anda hanya perlu menyisihkan dana di bawah 1 juta rupiah per bulannya. Ringan, bukan?

Perhitungkan inflasi saat merencanakan tabungan

Perencanaan Biaya Sekolah

pixabay.com

Salah satu faktor lain yang harus dipertimbangkan saat melakukan perencanaan biaya sekolah adalah inflasi. Menurut Bank Indonesia, rata-rata inflasi dalam beberapa tahun terakhir adalah 3-5% per tahunnya. Jika tahun ini biaya masuk perguruan tinggi adalah 20 juta rupiah, dengan memperhitungkan inflasi, biaya masuk kuliah 10 tahun yang akan datang diprediksi dapat mencapai 30-50 juta rupiah. Jangan lupa pula untuk memperhitungkan biaya masuk SD, SMP, dan SMA anak jika Anda mulai menabung sebelum anak masuk sekolah.

Gunakan produk tabungan atau asuransi pendidikan dari lembaga keuangan terpercaya

Perencanaan BIaya Sekolah

pixabay.com

Saat ini, lembaga keuangan seperti bank dan asuransi beramai-ramai menyediakan produk perencanaan biaya pendidikan, seperti tabungan dan asuransi. Dengan menggunakan produk dari lembaga terpercaya, Anda akan semakin disiplin dalam menabung. Uang yang Anda tanamkan juga akan berkembang karena lembaga keuangan akan menginvestasikan uang tersebut ke berbagai instrumen. Beberapa produk juga memiliki daftar simulasi setoran per bulan dan perlindungan jika suatu saat Anda cacat atau meninggal. Dengan perlindungan tersebut, Anda tidak perlu khawatir pendidikan anak terputus tiba-tiba. Namun, pastikan lembaga keuangan yang Anda pilih terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan atau Lembaga Penjamin Simpanan.

Berusahalah untuk disiplin saat menabung

Perencanaan Biaya Sekolah

pixabay.com

Salah satu hal yang paling sulit dilakukan adalah berdisiplin dan mengontrol diri. Untuk meningkatkan disiplin, Anda perlu mengingat bahwa masa depan anak ada di tangan Anda. Dengan demikian, Anda akan semakin bersemangat mengurangi pengeluaran yang tidak diperlukan agar jumlah tabungan membesar. Jika menggunakan produk tabungan atau asuransi pendidikan, Anda dapat mengatur autodebit agar secara otomatis setoran bulanan terpotong dari rekening. Menggunakan autodebit akan sangat memudahkan perencanaan keuangan Anda.

Lakukan penyesuaian pada pengeluaran keluarga

Perencanaan Biaya Sekolah

pixabay.com

Di bulan-bulan awal menabung, Anda mungkin akan kesulitan menyesuaikan pengeluaran karena dana yang dapat digunakan jelas berkurang. Namun, jangan sampai niat baik Anda menabung kandas karena kualitas hidup menurun. Mulailah mencatat setiap pengeluaran keluarga dan pangkaslah pos pengeluaran yang kurang bermanfaat. Contohnya, Anda dapat mengurangi pengeluaran makan di luar rumah dengan membawa bekal setiap pergi bekerja.

Demikian tips dan trik untuk merencanakan keuangan agar jagoan kecil Anda dapat meraih cita-citanya. Semoga bermanfaat!

Be the first to write a comment.

Your feedback