Hal yang Perlu Ditanyakan Saat Memilih Sekolah Alam Terbaik

Jessica,
0
Source - pixabay

Memilih sekolah dasar memang perkara yang gampang-gampang sulit. Sekolah konvensional umumnya memiliki kurikulum padat teori dan mengutamakan kognitif siswa. Ada juga beberapa SD menawarkan konsep sekolah terpadu dengan muatan religi atau bilingual. Dan kini, ada alternatif pendidikan dasar berkonsep sekolah alam.

Nah, hal-hal apa saja yang perlu ditanyakan saat akan memilih sekolah alam?

  1. Nilai-nilai Lain yang Diajarkan Sekolah
Source - pixabay

Source – pixabay

Kelebihan sekolah alam dibanding sekolah lainnya adalah belajar langsung dari alam. Belajarnya menggunakan metode eksplorasi dan action learning. Sekolah alam terbaik memiliki nilai-nilai lain yang diasah di sekolah. Tanyakan dan sesuaikan dengan tujuan Anda saat memilih sekolah alam.

Ada sekolah alam yang belajar tentang alam dan lingkungan saja. Namun, banyak pula sekolah alam yang memberikan nilai tambah lain. Contohnya, sekolah alam dengan pendidikan karakter, sekolah alam bilingual, sekolah alam religi, dan lainnya.       

  1. Cara Interaksi antara Guru-Murid-Sekolah
Source - pixabay

Source – pixabay

Pendidikan dianggap sukses jika nilai-nilai yang diajarkan sekolah selaras dengan nilai-nilai di rumah. Oleh karena itu, komunikasi dan interaksi antara guru, siswa, dan orang tua harus berjalan lancar. Perhatikan tutur kata dan perilaku guru sebab bagaimanapun anak Anda akan mencontoh orang tua keduanya tersebut di sekolah.

Usahakan agar anak Anda ikut andil dalam memilih sekolahnya. Datanglah pada saat open house/class trial untuk mengetahui lebih dalam metode apa yang dimiliki sekolah agar anak dan orang tua selalu terhubung. Kemudian, tanyakan pada anak bagaimana kesannya terhadap guru dan sekolah. Apakah dia merasa nyaman berada di sana dan apakah dia senang dengan kegiatan sekolah alam yang belajar melalui outbound, ekspedisi, riset, dan sebagainya.

  1. Keterlibatan Orang Tua  
source - pixabay

source – pixabay

Sistem pendidikan sekolah alam terbaik menuntut eksplorasi mandiri di bawah bimbingan orang tua dan guru. Bagi Anda yang dulunya tak duduk di bangku SD alam mungkin perlu usaha ekstra saat membimbing anak mengerjakan tugas di rumah.

Tanyakan pada sekolah, sejauh mana orang tua harus terlibat dalam kegiatan/tugas anak. Misalnya, apakah studi banding (outing) sebagai salah satu metode pengajaran di sekolah alam juga membutuhkan pendampingan orang tua; atau keharusan membawakan bekal setiap masuk sekolah. Hal ini menentukan alokasi waktu yang orang tua harus berikan untuk kegiatan sekolah alam anak.  

  1. Ekstrakurikuler Unik
Source - pixabay

Source – pixabay

Memilih sekolah alam terbaik sebetulnya mirip dengan memilih sekolah dasar lainnya. Namun, sekolah alam memiliki bidang ekstrakurikuler unik. Sebut saja ekstrakurikuler sekolah alam seperti memanah, robotika, teater (tari, nyanyi), animasi, memasak, bela diri, bermusik dari barang bekas, seni lukis dan fotografi.

Bagi orang tua, kegiatan ekstrakurikuler membantu mengetahui minat anak. Manfaat bagi anak adalah membantunya mengasah kemampuan sosial dan berinteraksi dengan lingkungannya. Ekstrakurikuler unik akan membantu anak memiliki dasar keterampilan yang spesifik.

  1. Kegiatan Reguler di Luar Pelajaran
Source - pixabay

Source – pixabay

Tanyakan pada sekolah apakah mereka memiliki kegiatan reguler yang diadakan mingguan, bulanan, atau tahunan. Beberapa sekolah alam terbaik mengasah bakat wirausaha anak melalui kegiatan rutin business day. Kegiatan reguler lain di antaranya pentas sekolah dan field trip untuk belajar langsung dari lapangan.

  1. Tingkat Sekolah Lanjutan
Source - wikimedia

Source – wikimedia

Sekolah alam di Indonesia umumnya tingkat TK dan SD. Sayangnya, bahkan sekolah alam terbaik juga jarang yang memiliki sekolah alam lanjutan. Oleh karenanya, anak mungkin perlu masuk ke sekolah reguler. Setelah anak mencapai kelas 5 SD baru belajar menggunakan meja dan bangku untuk persiapan Ujian Nasional.

Jika Anda mempersiapkan anak untuk terus belajar di sekolah alam, maka tanyakan pada sekolah apakah mereka sudah memiliki sekolah alam lanjutan. Jika tidak dan Anda perlu memilih sekolah lanjutan konvensional, maka anak mungkin perlu penyesuaian karena sistem belajar-mengajar sekolah alam dengan sekolah konvensional berbeda.

Be the first to write a comment.

Your feedback