Membebaskan Anak Bergaul. Apakah Itu Baik?

Jessica,
0
Membebaskan Anak Bergaul

Jiwa seorang anak tidak lepas dari bermain. Mereka menginginkan kebebasan dan memiliki rasa ingin tahu yang besar. Tentu semua itu terasa lebih menyenangkan ketika anak dapat bermain dengan teman-temannya. Namun, tidak semua orang tua membebaskan anak bergaul. Apakah itu baik untuk perkembangan anak?

Untuk itu, simaklah sejumlah kelebihan yang bisa diperoleh anak jika diberi keleluasaan dalam bergaul:

 

Berani

Membebaskan Anak Bergaul

Sumber : omahantik

 

Anak yang terbiasa berkumpul dengan banyak orang akan memiliki jiwa berani dari dalam dirinya. Rasa takut bertemu dan berinteraksi dengan orang baru akan pudar. Saraf stimulus anak pun akan lebih terangsang, sehingga dia tidak takut mencoba melakukan hal-hal baru.

 

Mengasah Kemampuan Sosialisasi

Membebaskan Anak Bergaul

Sumber : expertbeacon

 

Anak yang sering berinteraksi dengan orang lain akan lebih mudah mengutarakan pendapatnya dan terbiasa berkumpul di keramaian. Dengan seringnya anak bergaul, dia menjadi individu yang mengerti lingkungan dan mengenal banyak karakter orang. jiwa sosialnya pun akan tumbuh lebih baik. Itu sebabnya kemampuan berbaul bagus dilatih sejak kecil.

 

Potensinya Lebih Terasah

Membebaskan Anak Bergaul

Sumber : demandstudios

 

Ketika anak berkumpul bersama teman-temannya, dia akan berusaha menunjukkan kelebihan yang dimiliki. Baik itu bernyanyi, menari atau melukis di tanah. Anak dengan sendirinya mengeluarkan potensinya sekaligus merasakan tanggapan dari orang lain. Ketika anak bergaul bersama teman-temannya, dia mendapatkan pengalaman yang mungkin tidak dirasakan di rumah. Mendapat kritik maupun sanjungan secara langsung juga dapat melatih mentalnya dalam menerima pendapat orang lain.

 

Melatih Semangat Berkompetisi

Membebaskan Anak Bergaul

Sumber : fitnessfactor

 

Saat bergaul, tentu ada sebuah permainan yang dimainkan anak dengan temannya, baik itu permainan kelompok atau yang sifatnya individu. Ketika bermain, anak akan berusaha menjadi pemenang dan unggul dari teman-temannya. Tapi ketika dia kalah dan merasa gagal, anak akan merasakan bahwa untuk menang membutuhkan usaha dan kerja keras yang besar.

 

Mandiri dan Kreatif

Membebaskan Anak Bergaul

Sumber : huffpost

 

Kreativitas seorang anak tidak diduga. Ketika anak bergaul, dia akan berusaha memanfaatkan apa yang ada di sekitarnya jadi sebuah permainan. Ide-ide di luar nalar orang tua dan asli dari pikirannya akan memicu anak berimajinasi dan berpikir kritis dalam memanfaatkan sesuatu.

Selain itu, ketika ingin melakukan sesuatu, anak akan berusaha melakukannya sendiri. Dia akan merasa enggan meminta bantuan Anda sebagai orang tua, karena ada jiwa mandiri dan tidak ingin tampak lemah di hadapan orang lain. Selain itu, anak juga jauh dari sifat manja dan merengek ketika menginginkan sesuatu.

 

Dampak Anak Yang Terlalu Dikekang

Membebaskan Anak Bergaul

Sumber : okezone

 

Sementara itu, anak yang dikekang oleh orang tua akan cenderung lebih pasif dan tidak mandiri. Dia akan terbentuk menjadi individu yang pendiam dan suka memendam sesuatu sendirian. Selain itu kepercayaan dirinya juga akan memudar, karena anak takut untuk mengekspresikan dirinya dan tidak punya wadah untuk meluapkan itu semua.

Ketika anak lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, jiwa anak menjadi lebih kaku, kurang inisiatif, dan kreativitas anak juga kurang berkembang. Psikolog Dra Mayke S. Tedjasaputra Msi menjelaskan, “Biasanya anak-anak yang kerap dilarang bermain oleh orang tuanya agak cenderung kaku dan tidak fleksibel, kemudian emosinya juga negatif karena mereka merasa selalu ditekan dengan banyaknya aturan yang ada. Anak jadi menarik diri, ada yang memberontak, dan macam-macam.”

Untuk itu, hal terbaik yang dilakukan orang tua adalah pendampingan. Larangan hanya akan menumbuhkan emosi negatif dalam diri anak, sementara dengan mendampingi dalam pertemanan, anak merasa lebih aman dan percaya bahwa dia diberi kebebasan. Anda pun bisa memantau lingkungan sekitar anak dan dapat memutuskan pertemanan yang layak untuk si kecil.

Be the first to write a comment.

Your feedback