Jangan Takut Disebut ‘Cupu’, Berikut 5 Manfaat Membaca yang Tak Banyak Diketahui

Jessica,
0

Bagi sebagian orang, aktivitas membaca selalu dikaitkan dengan menjadi kutu buku dan cupu. Tak heran, karena seorang pembaca selalu digambarkan dengan kacamata besar dan tebal, rambut klimis, serta pakaian yang teramat rapi. Inilah mengapa tingkat minat baca masyarakat Indonesia hanya berada pada angka 0,01% setiap tahunnya, karena tidak banyak yang mengetahui manfaat membaca yang sebenarnya.

Dikhawatirkan, angka ini akan semakin menurun dengan melesatnya teknologi dan hadirnya gawai. Pada kenyataannya, banyak orang tua yang lebih rela membelikan gawai dibandingkan buku untuk si kecil. Visual yang bergerak dari benda persegi panjang tersebut tentu lebih menarik daripada visual buku yang tampak statis. Padahal, dengan membaca, Anda bisa merasakan lima manfaat berikut:

Mengurangi Stres dan Kejenuhan

Mengurangi Stres dan Kejenuhan - www.educenter.id

Mengurangi Stres dan Kejenuhan – www.educenter.id

Kesibukan akibat padatnya aktivitas setiap hari pasti membuat stres dan jenuh. Tubuh pun kerap merasa lelah. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menguranginya adalah dengan membaca, baik itu buku, majalah, koran, hingga membaca komik.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris menyebutkan bahwa membaca mampu mengurangi tingkat stres dan kejenuhan hingga 67% dibandingkan dengan aktivitas ringan lainnya, seperti bermain games atau mendengarkan musik. Tentunya, kini tak perlu lagi menghabiskan uang untuk pergi ke mall atau taman bermain untuk menghilangkan stres atau kejenuhan.

Mencegah Diri dari Kepikunan atau Penyakit Alzheimer

Mencegah Diri dari Kepikunan atau Penyakit Alzheimer - 3.bp.blogspot.com

Mencegah Diri dari Kepikunan atau Penyakit Alzheimer – 3.bp.blogspot.com

Semakin usia bertambah, kinerja otak akan semakin menurun. Pada akhirnya, kepikunan bisa menyerang. Berdasarkan statistic, penyakit Alzheimer bahkan menjadi salah satu jenis penyakit yang paling banyak menyerang orang-orang berusia lanjut.

Meskipun demikian, penyakit ini bisa diantisipasi dengan rajin membaca buku. Kegiatan membaca mampu merangsang kerja otak dengan menyerap informasi sehingga kepikunan dapat diminimalisasi. Penelitian yang dilakukan di Rush Medical Center menyebutkan bahwa membaca dapat mencegah penurunan kognitif pada otak hingga 32% dan menurunkan resiko terjangkit penyakit Alzheimer hingga 2,5 kali lebih rendah.

Meningkatkan Rasa Empati

Meningkatkan Rasa Empati - 3.bp.blogspot.com

Meningkatkan Rasa Empati – 3.bp.blogspot.com

Manusia pasti memiliki rasa empati atau mampu turut merasakan emosi dan perasaan orang lain. Inilah manfaat membaca berikutnya yang akan kamu dapatkan. Dengan membaca, kamu akan dibawa menyelami berbagai karakter tokoh-tokoh cerita. Seorang ahli psikologi dari York University, Reymond Mar, mengatakan bahwa membaca dapat membuat seseorang mempunyai rasa empati yang tinggi.

Mempertajam Daya Ingat

Mempertajam Daya Ingat - 2.bp.blogspot.com

Mempertajam Daya Ingat – 2.bp.blogspot.com

Dewasa ini, banyak orang lebih suka menghabiskan waktu dengan menonton televisi dibandingkan dengan membaca buku. Padahal, Presiden dari Haskins Laboratories, Key Pugh, Ph.D. menuturkan bahwa manfaat membaca jelas lebih besar pengaruhnya bagi otak daripada menonton televisi. Memori dan kemampuan ingatan akan semakin tajam dan membuat seseorang tak mudah melupakan satu hal penting.

Menjaga Kesehatan Otak

Menjaga Kesehatan Otak - i2.wp.com

Menjaga Kesehatan Otak – i2.wp.com

Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan untuk mengasah ketajaman dan memelihara kesehatan otak. Seperti misalnya bermain catur atau membaca. Salah satu studi yang dilakukan oleh profesor Neuropsikologi Rush University Medical Center, Robert Wilson, Ph.D. menyebutkan bahwa membaca juga menjadi salah satu aktivitas yang mampu menjaga kesehatan dan kinerja otak serta membuat struktur neuro yang ada di dalamnya berfungsi dengan maksimal.

Membuat masyarakat Indonesia, terlebih anak-anak, menyukai buku dan gemar membaca menjadi salah satu tugas besar yang masih terus diupayakan pemerintah. Namun sampai kapan pun, tanpa adanya kesadaran diri, menumbuhkan minat baca akan terasa sulit dilakukan. Untuk itu, yuk biasakan membaca agar kita bisa merasakan manfaat membaca seutuhnya!

Be the first to write a comment.

Your feedback