Manfaat Bermain Puzzle Untuk Kecerdasan Anak

Vana Vana,
0
Manfaat Puzzle

Puzzle yang sering dimainkan oleh semua kalangan adalah permainan yang mendidik dimana hal tersebut sudah ada sejak abad ke-18 dan hingga kini masih banyak orang yang menyukai permainan tersebut, dan berbagai studi mengatakan bahwa manfaat bermain puzzle sungguh hebat dimana puzzle bisa merangsang otak agar tetap bekerja dengan optimal, dan mungkin saja jika kita memiliki anak, kita juga sudah bisa memberikan anak kita dengan puzzle tersebut.

Jika ditanya kapan waktu yang tepat untuk memberikan puzzle kepada anak, mungkin kita harus melihat gerak gerik anak, puzzle sendiri adalah permainan menyusun potongan gambar yang terbuat dari papan kayu atau karton tebal yang memudahkan kita untuk membuat gambar menjadi utuh.

Puzzle sendiri banyak dimainkan oleh anak-anak seluruh dunia, dari puzzle angka, logika, maupun gambar apapun, dan hingga kini sudah banyak tema mengenai puzzle, dan jika anda ingin memberikan puzzle ini kepada anak, anda bisa memberikannya sejak dini, bayi sendiri memang belum bisa menyusun puzzle menjadi gambar utuh, tetapi dia bisa memainkan puzzle itu sendiri.

Masuk ke usia 10 hingga 12 bulan, bayi sendiri biasanya sudah bisa menaruh mainannya ke dalam kotak dan mengeluarkan mainan tersebut dari kotak-nya, dan ketika sudah berusia 2 tahun, anak sudah bisa menaruh potongan puzzle yang besar ke papan, tentu saja ketika berusia 3 tahun, anak anda sudah bisa mengisi isi puzzle tersebut menjadi gambar yang utuh dimana semua puzzle tersebut saling berhubungan. Dan jangan takut untuk memberikan anak anda untuk bermain puzzle, dimana berikut adalah lima manfaat memberikan anak bermain puzzle sejak dini.

 

1. Meningkatkan Kemampuan Kognitif

Puzzle memiliki tema yang berbeda, di zaman sekarang banyak permainan ini yang menghasilkan huruf, angka, tulisan, karakter atau bahkan foto orang tua dan lain-nya, dan tentu saja ini akan meningkatkan kemampuan anak, selain bermain, mereka bisa mengetahui gambar yang mereka susun pada papan puzzle tersebut. Permainan ini juga mengajarkan anak agar tetap konsentrasi untuk merakit gambar tersebut agar tidak salah pasang.

 

2. Bisa Menyelesaikan Masalah

Dengan bermain puzzle sendiri membutuhkan strategi, dan untuk itu anak anda akan mencari cara agar dirinya bisa memasang puzzle tersebut sebagai gambar yang utuh, dan tentu saja setiap anak memiliki strategi berbeda mengenai hal tersebut, ada yang memulai dari sisi ujung, ada juga yang memulai dari gambar yang dia sudah ketahui seperti mata dan sebagainya, dan hal ini membuat anak kita bisa belajar bagaimana menyelesaikan masalah.

 

3. Motorik Terlatih Dengan Baik

Anak akan melakukan banyak gerakan untuk menyusun puzzle, dan tentu saja hal ini akan merangsang perkembangan saraf motorik harus mereka yang memang saat muda hal tersebut memang sedang berkembang. Selain motorik halus, tangan, dan mata sang anak akan terlatih untuk kerja sama, hal ini juga akan menjadi hal yang positif, si kecil akan tumbuh menjadi orang yang cepat tanggap akan sekitar-nya dan tentu saja akan sangat berguna bagi mereka di masa depan nanti-nya.

 

4. Sosialisasi

Bermain puzzle memang sangat menyenangkan ketika bermain bersama teman-teman, dan tentu saja terkadang jika sulit, maka kita harus bekerja sama bersama teman untuk menyelesaikan puzzle tersebut, dan tentu saja hal itu membuat anak kita jadi pandai bersosialisasi dimana dirinya dan teman-temannya harus bekerja sama untuk menyelesaikan menyusun puzzle tersebut nanti-nya.

 

5. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Jika anak anda sudah selesai menyelesaikan puzzle, maka dirinya akan anda berikan pujian, dan tentu saja ketika menyelesaikan tersebut aka nada kepuasan tersendiri dimana itu bisa membantu meningkatkan rasa percaya diri sang anak akan hal tersebut, dan tentu saja ketika dirinya bertemu orang lain, dirinya sudah bisa memiliki rasa percaya diri.

Jadi jika anda memiliki anak, jangan ragu untuk membelikan dan mengajarkan anak anda untuk bermain puzzle, terlebih jika anda sudah membaca artikel yang kami berikan ini.

Be the first to write a comment.

Your feedback