Jangan Khawatir, Ini 5 Keuntungan Memiliki Anak yang Suka Bertanya

Jessica,
0
Pribadi yang Optimis

Jujur saja  banyak orangtua yang merasa kesal dengan anak yang suka bertanya. Anak jenis ini dianggap terlalu ingin tahu dan terkadang membuat orangtua kerepotan. Namun jangan salah. Perilaku anak yang suka bertanya ini justru merupakan tanda yang baik lho.

Nah, Anda masih memprotes tindakan anak yang sangat suka bertanya? Lebih baik buang jauh-jauh tindakan negatif tersebut dan simak beberapa kelebihan yang hadir dalam seorang anak yang suka bertanya.

  1. Lebih logis

Anak suka bertanya karena dia merasa bahwa ada beberapa hal yang janggal dan harus dicari kebenarannya. Orangtua semestinya memberikan jawaban-jawaban logis semampu mereka supaya pola pikir anak-anak pun tidak menjadi salah.

Apabila Anda selalu memberikan jawaban terbaik bagi mereka, maka mereka pun akan tumbuh sebagai anak-anak dengan pola pikir yang runtut. Jangan salah, pola pikir yang betul sangat penting dalam menunjang kemampuan anak saat belajar serta bertahan di dunia nyata nantinya. Anak akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak mudah dibohongi oleh orang lain serta dapat mengontrol dirinya sendiri

  1. Berpengetahuan luas

Dengan banyak bertanya, maka anak-anak pun akan semakin banyak mendapatkan pengetahuan. Namun itu tentu saja dengan syarat bahwa orang-orang yang diberi pertanyaan oleh anak memberikan jawaban yang benar dan tidak salah

Sebagai pendidik anak di rumah, orang tua haruslah memberikan jawaban yang tepat. Apabila orang tua tidak mengerti jawaban macam apa yang harus mereka sampaikan kepada anak. Jangan pernah ragu untuk bertanya pada orang lain atau mencari tahu lebih lanjut melalui sumber-sumber yang tepercaya. Jangan malas mencari, karena kini Anda juga bisa menggunakan internet untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan anak anda.

  1. Lebih peka

Bukan karena sibuk dengan urusan orang lain, anak yang suka bertanya sebenarnya merupakan anak-anak yang memiliki empati tinggi. Ya, mereka bertanya karena mereka merasakan sesuatu lebih dalam daripada orang lain dan hal tersebut sangat mengusik pikirannya. Anda seharusnya bersyukur karena anak-anak ini nantinya akan memiliki jiwa sosial yang tinggi dan juga tidak akan segan membantu orang lain.

Jangan pernah jawab pertanyaan mereka dengan ucapan ketus karena bila Anda melakukan hal itu  maka artinya Anda mengajarkan kepada anak Anda bahwa orang lain tidak akan pernah menghargai perhatiannya. Dia pun akan berubah menjadi orang yang tidak berempati kepada orang lain.

  1. Rajin

Pertanyaan-pertanyaan yang keluar dari mulut seorang anak menandakan bahwa dia memiliki keinginan kuat untuk belajar. Maka dari itu, jangan pernah memarahi dia karena terlalu banyak bertanya. Anda harus mengapresiasi anak yang suka bertanya karena itu artinya dia mau belajar dari segala hal yang dia lihat, dia dengar, dan dia rasakan.

Sebagai orang tua, tugas anda tidak hanya menyediakan fasilitas serta uang untuk menunjang kebutuhan anak, tetapi juga menjadi rekan hidup yang dapat membimbingnya di jalan yang benar. Jadi, jangan pernah malas untuk menjawab pertanyaan anak atau kalau tidak, dia pun akan berubah menjadi pemalas yang enggan mencari tahu berbagai hal dalam hidupnya

  1. Lebih jujur

Tahukah anda bahwa semakin banyak anak bertanya kepada Anda, berarti semakin besar kepercayaan anak kepada Anda. Anak merasa bahwa Anda dapat menjawab segala kegelisahannya dan dapat memberikan saran-saran terbaik untuk mereka.

Jadi, jangan pernah kesal karena anak terlalu banyak bertanya. Bila Anda tidak bosan melayani berbagai pertanyaannya,.maka dia pun akan semakin terbuka pada Anda dan hal ini akan sangat baik untuk perkembangannya dari waktu ke waktu.

Hingga usia dewasa, anak akan merasa bahwa Anda selalu mendengarkannya dan bisa dipercaya. Anda tidak mau bukan, anak Anda menjadi pribadi yang tertutup dan menyimpan banyak rahasia dari Anda?

Nah, itulah beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari anak yang suka bertanya. Sebagai orangtua, jangan pernah merasa kesal dengan berbagai tindakan yang anak lakukan dalam proses pencarian jati dirinya. Jangan sampai Anda melakukan hal yang akan melakukan hati anak dan membuatnya trauma.

Be the first to write a comment.

Your feedback