Belajar Bahasa Asing: Pilih Ikut Kursus Bahasa atau Belajar Sendiri? Cek Tipsnya, Yuk!

Jessica,
0
Belajar Bahasa Asing

Era globalisasi dan perkembangan teknologi membuat dunia menjadi satu kampung besar tempat manusia dari berbagai latar belakang berkumpul. Tak dimungkiri bahwa kemampuan berbahasa asing sangat dibutuhkan-khususnya Bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional.

Di mana saja bekerja atau bersosialisasi, kemampuan bahasa asing diperlukan. Apalagi jika sering berurusan dengan orang dari negara berbeda. Repot bila kurang menguasai bahasa Inggris. Tidak heran bila anak usia dini pun diajarkan bahasa asing. Tapi, apakah perlu kursus bahasa agar sanggup menguasai bahasa tersebut? Atau sebenarnya bisa belajar sendiri tanpa perlu kursus?

Berikut ini tips sebelum memutuskan memilih cara belajar bahasa asing, yaitu:

  • Kenali diri

Belajar Bahasa Asing

Belajar Bahasa Asing

Setiap orang memiliki karakter dan bakat masing-masing. Sebelum memutuskan cara apa yang paling cocok untuk belajar bahasa asing, kenali diri dahulu.

Jika Anda tipikal orang yang senang bersosialisasi atau berteman dengan orang banyak, mendaftar dalam satu kursus bahasa pas untuk dicoba. Ada sebagian orang yang termotivasi bila belajar bersama-sama. Dengan bergabung dalam lembaga kursus, semangat itu tersalurkan. Dan biasanya jadi lebih cepat menguasai bahasa tersebut.

Berbeda bagi orang yang cenderung kurang suka bersosialisasi. Dia merasa lebih fokus untuk belajar sendiri dan tidak terganggu dengan kehadiran orang lain. Nah, mereka bisa mencoba belajar bahasa asing secara privat atau bahkan otodidak dengan bantuan buku, audio, atau website khusus–tanpa perlu gabung dalam kursus bahasa.

  • Cari tahu manfaatnya

Manfaat Bahasa Asing

Manfaat Bahasa Asing

Tips kedua adalah mencari tahu manfaat dari belajar bahasa asing di tempat kursus. Dengan mencari tahu kelebihan dalam belajar bersama staf terlatih dan teman dalam lembaga kursus, Anda dapat mengukur diri.

Ada manfaat tambahan dengan belajar bahasa asing di tempat kursus. Siswa tidak perlu repot mempersiapkan bahan pengajaran. Selain itu fasilitas mumpuni yang ditawarkan lembaga tersebut juga menjadi nilai tambah. Anda pun dapat berinteraksi dengan orang lain yang kemampuan bahasa Inggrisnya sepadan. Belum lagi staf pengajar profesional yang siap membagi ilmu kepada para siswa.

Namun, bukan berarti belajar bahasa sendiri tidak ada manfaatnya lo. Beberapa orang cenderung lebih sukses menguasai bahasa asing, dengan belajar sendiri tanpa bergabung dalam lembaga tertentu.

  • Tanya pada orang lain

Bertanya Pada Orang lain

Bertanya Pada Orang lain

Jika masih bingung, coba bertanya pada orang lain atau mereka yang profesional. Tidak ada salahnya meminta saran dari teman atau rekan kerja yang penguasaan bahasa asingnya piawai. Mereka tentu pernah melewati proses belajar. Tanyakan pula rekomendasi tempat kursus yang bisa diikuti, yang sesuai dengan bujet dan ekspektasi.

  • Pilih yang sesuai dengan waktu Anda

Sistem Otodidak

Sistem Otodidak

Tips terakhir adalah pilih metode atau cara belajar yang sesuai dengan waktu luang. Setiap orang punya aktivitas berbeda. Belajar bahasa asing membutuhkan waktu khusus. Apalagi jika ingin cepat menguasainya.

Bila waktu luang terbatas, belajar sendiri bisa dijadikan pilihan. Gunakan media seperti televisi, film, dan buku untuk belajar bahasa asing sendiri. Disiplin adalah kunci untuk belajar bahasa. Luangkan waktu yang singkat tersebut untuk menggunakan bahasa asing dalam setiap kesempatan.

Jika waktu luang cukup untuk ikut kursus bahasa, mengapa tidak? Biasanya lembaga kursus menyediakan pilihan durasi belajar bagi siswa atau peserta. Misalnya dua jam, satu setengah jam, atau hanya satu jam. Meski durasi di dalam kelas terbatas, gunakan dengan optimal. Jangan sungkan bertanya kepada guru, apalagi bila guru tersebut native speaker.

Itulah 4 tips untuk memilih metode belajar bahasa asing. Apakah Anda tertarik ikut kursus bahasa atau belajar sendiri saja. Semua pilihan ada di tangan. Selamat belajar, ya!

Be the first to write a comment.

Your feedback