Kursus Pelajaran Sekolah yang Penting

Ris,
0
Kursus Pelajaran Sekolah yang Penting

 

Meski sudah mengikuti pendidikan formal di sekolah, sebagian anak-anak terkadang merasa sulit mengikuti pelajaran yang diberikan. Entah karena proses belajar yang terlalu cepat dan penuh persaingan, atau karena metode pengajaran guru yang kurang tepat untuk masing-masing anak. Pada akhirnya tidak sedikit pula orangtua yang mendaftarkan anaknya di tempat kursus untuk meningkatkan kualitas belajar.

Dibandingkan dengan kelas pada sekolah biasa yang diikuti puluhan murid, biasanya kelas kursus pelajaran sekolah ini diisi lebih sedikit murid. Paling banyak hanya 10 murid. Dengan demikian para murid akan lebih fokus belajar, serta memiliki banyak kesempatan untuk bertanya bahkan mengulang pelajaran hingga benar-benar memahami dan menguasainya.

Lantas, apakah semua pelajaran di sekolah penting untuk diulang melalui tempat kursus? Tidak kok. Tapi ini dia beberapa kursus pelajaran sekolah yang penting dan perlu dipertimbangkan.

 

Kursus pelajaran Bahasa Asing

 

Sekolah-sekolah di Indonesia menyertakan pelajaran bahasa asing bagi para muridnya. Yang paling populer adalah bahasa Inggris dan Mandarin. Kedua bahasa ini banyak digunakan pada dunia kerja nantinya, serta dalam keseharian.

Anda bisa mendaftarkan anak pada tempat kursus bahasa asing untuk memperlancar kemampuan berbahasa mereka, baik secara lisan maupun tulisan.

 

Fisika & Kimia

 

Via Freepik

 

Pelajaran Fisika dan Kimia membutuhkan keterampilan menghafal rumus serta logika. Apabila guru di sekolah terlalu cepat menjelaskan, murid akan sulit mencerna. Lewat kursus, murid akan diberikan banyak soal latihan agar terbiasa untuk menggunakan logika dan hafal rumus dengan mudah.

 

Komputer

 

Di era serba teknologi, kemampuan menggunakan komputer harus dikedepankan juga. Dengan demikian, anak mampu bersaing di dunia kerja nantinya. Selain mempelajari cara menggunakan komputer, kursus pelajaran komputer bisa membangkitkan bakat anak di bidang sistem informatika ataupun desain.

 

Matematika

 

Via Freepik

 

Ini dia pelajaran yang dihindari oleh murid sekolah karena terlalu banyak rumus dan penerapannya cukup sulit. Padahal ilmu matematika memiliki kaitan dengan pelajaran lainnya, terutama di bidang IPA. Dengan tambahan kursus, anak diharapkan akan lebih mudah memahami soal-soal ujian dan penerapannya di keseharian.

 

Calculus & KUMON

 

Kalau bicara soal kursus pelajaran sekolah yang penting, Anda bisa mempertimbangkan Calculus dan KUMON. Pelajaran-pelajaran di Calculus merupakan cabang ilmu matematika yang cakupannya meliputi limit, turunan, integral, dan deret tak terhingga. Ada juga pelajaran fisika dan kimia yang masih melibatkan perhitungan.

Sedangkan KUMON adalah lembaga kursus yang mengedepankan metode pembelajaran matematika yang dikembangkan secara efektif sehingga murid lebih mudah memahami materi dan menghitung dengan cepat. Metode KUMON tidak mengajarkan anak untuk berhitung menggunakan kalkulator, melainkan hanya dengan kertas dan pensil. Anak-anak yang sudah menguasai KUMON, bahkan bisa berhitung menggunakan imajinasi di dalam kepala.

Pembelajaran KUMON disarankan untuk anak-anak sekolah berhubung mereka tidak diijinkan untuk menggunakan kalkulator pada pelajaran matematika. Metode ini tidak hanya berlaku untuk perhitungan sederhana, tapi juga untuk perhitungan rumit yang melibatkan nominal besar. Yang identik dari KUMON adalah anak-anak akan diajarkan berhitung dengan cara yang super sederhana nan unik yang tidak pernah diajarkan di sekolah biasa. Selain tidak butuh kalkulator, waktu pengerjaan soal pun jadi lebih pendek. Bukankah ini berguna selagi ujian dengan waktu terbatas?

Menemukan cabang tempat kursus Calculus dan KUMON tidaklah sulit karena keduanya ada di Gedung EduCenter, BSD City, Tangerang. Lokasinya nyaman, kondusif, dan mudah dijangkau dari segala area.

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4.8 / 5. Vote count: 646

No votes so far! Be the first to rate this post.

Be the first to write a comment.

Your feedback

× Available Space for Lease