Meditasi? Sebenarnya Perlu Atau Tidak? 

Vana Vana,
0
Meditasi

Banyak yang berpikir mengenai meditasi hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa, banyak orang tua juga yang belum mengetahui bahwa meditasi tidak hanya berlaku bagi orang tua saja, anak-anak juga sudah bisa Anda ajarkan untuk melakukan hal tersebut, banyak manfaat melakukan hal tersebut untuk Anda dan juga anak Anda, apa saja yah kira-kira keuntungan dari kegiatan tersebut?

Bisa membuat anak lebih tenang, kegiatan meditasi adalah sebuah latihan dimana kita menciptakan ketenangan pikiran dan membuat tubuh atau badan kita menjadi rileks, pada dasar-nya, orang dewasa selalu disarankan ikuti program ini dimana mereka memiliki lebih banyak tekanan dari berbagai aktivitas yang ada.

Meski begitu, kegiatan tersebut ternyata bisa memberikan efek yang sama kepada tubuh seorang anak-anak, menurut penelitian dari American Academy of Pediatrics, kegiatan tersebut bisa memberikan efek yang cukup positif untuk anak. Anak yang mengikuti program tersebut ternyata lebih fokus dan tenang ketika ada masalah yang datang menimpa diri-nya atau lingkungan sekitar-nya.

Selama tiga menit, setiap anak wajib mengembalikan konsentrasi untuk mereka sendiri melalui teknik pernapasan, merilekskan tubuh, dan juga kesadaran tubuh, dan ketika melakukan kegiatan tersebut, sang anak harus didampingin oleh orang tua atau para ahli atau pakar agar hal tersebut tetap terkontrol, meski tidak ada aturan yang pasti, lakukanlah kegiatan tersebut secukup-nya, karena anak kecil sangat mudah merasa bosan dengan beberapa kegiatan baru atau kegiatan yang dilakukan dalam waktu lama.

Untuk mengetahui bagaimana kegiatan seperti itu bisa memberikan dampak positif kepada anak, lebih baik Anda mengetahui lebih dalam lagi mengenai manfaat yang bisa anak Anda dapatkan maupun Anda sendiri dapatkan dari kegiatan tersebut.

 

  • Memperkuat Konsentrasi

Dengan banyaknya teknologi, banyak anak yang sulit melepaskan diri mereka dari gadget maupun handphone dan dunia internet, dan kebiasaan tersebut bisa menurunkan daya ingat dan konsentrasi setiap anak karena terus saja asyik bermain dengan perangkat yang mereka miliki.

Salah satu cara agar konsentrasi anak kita bisa kembali adalah dengan melakukan kegiatan tersebut, teknik terapi pikiran ini akan mengajarkan mereka untuk tetap fokus dalam satu hal dalam satu hal, hal tersebut memang diajarkan agar mereka mampu mengetahui cara tetap fokus dan tidak terganggu saat sedang berkonsentrasi.

 

  • Menumbuhkan Kepercayaan Diri

Banyak hal yang membuat kepercayaan diri seorang anak tidak tumbuh dengan baik dan terkadang mereka lebih memilih untuk mengasingkan diri dari orang lain dan tidak mau bersosialisasi dengan orang lain karena merasa minder, hal ini juga sering disebut dengan istilah introvert.

Hal ini terkadang bisa diakibatkan oleh tekanan dari diri sendiri dan juga orang lain seperti anak yang sering diganggu oleh anak lain, dan supaya rasa percaya diri anak Anda tidak tenggelam, meditasi anak dapat menjadi salah satu alternative yang dapat membuat hal tersebut tumbuh.

Jika terapi tersebut bisa diterapkan, rasa empati, perasaan aman, dan keseimbangan batin dapat diperoleh oleh si anak, selain itu, anak yang melakukan terapi seperti tu biasanya lebih bahagia, memupuk rasa sayang kepada sama dan tentu saja akan memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dibandingkan anak lain.

 

  • Membuat Anak Lebih Sabar

Selain memiliki ingatan dan kepercayaan diri, manfaat dari kegiatan seperti itu adalah untuk meningkatkan kesabaran seseorang, hal ini juga bisa Anda terapkan jika Anda termasuk orang yang mudah terpancing emosi-nya.

Kegiatan tersebut dapat dilakukan dengan mengajarkan mereka teknik pernapasan agar anak bisa mampu mengontrol emosi mereka, dan teknik terapi pikiran ini tentu saja bisa diajarkan untuk membagikan kasih sayang kepada orang lain, karena itu, rasa sabar yang ditanam pada anak-anak tumbuh dan mereka pun akan menjadi pendengar yang lebih baik bagi orang sekitar si kecil dan tentu saja untuk Anda juga.

 

  • Baik Untuk Jasmani

Penelitian menunjukkan akan ada peningkatan kesehatan mental, penurunan risiko hipertensi atau darah tinggi, dan juga berkurangnya perilaku buruk kepada anak yang melakukan kegiatan tersebut.

Kegiatan ini tentu saja selalu berfokus pada peningkatan konsentrasi terlihat dimana akan ada penurunan tekanan darah pada anak, selain itu, seiring berjalannya waktu, perilaku sang anak akan jauh lebih baik dan menjauhi setiap larang yang Anda berikan atau aturan sekolah yang ada.

Tentu saja kegiatan ini sering dilakukan sebagai salah satu alternative terapi yang bisa membantu anak Anda dapat menjadi lebih baik.

Meski begitu, perlu di-ingat untuk beberapa tahapan meditasi ini, pada dasarnya memang tidak ada aturan khusus yang mengharuskan setiap orang untuk melakukan kegiatan ini atau durasi setiap orang untuk melakukan hal ini, tetapi lebih baik jika Anda lakukan seperti hasil penelitian yang ada, seperti:

Meditasi untuk anak TK hanya dilakukan selama beberapa menit dalam sehari, dari anak SD hingga SMP dilakukan 3-10 menitt dalam dua kali sehari, sedangkan ketika sudah menginjak remaja, bisa dilakukan dalam waktu 5-45 menit dalam sehari.

Hal tersebut tentu saja bertujuan agar mereka tidak merasa cepat bosan karena harus mengorbankan waktu bermainnya untuk melakukan kegiatan ini, jika lebih lama, mungkin si kecil tidak akan mau melakukan kegiatan ini dan akan merugikan Anda dan diri si kecil sendiri.

Jika Anda sudah mengetahui bagaimana manfaat dari hal ini, Anda mungkin bisa menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari di rumah Anda bersama keluarga lain atau Anda berdua bersama anak Anda. Selamat mencoba ya!

 

Be the first to write a comment.

Your feedback