Keuntungan Memiliki Anak Dengan Jarak Usia Yang Jauh 

Vana Vana,
0
Jarak Usia Orang Tua dan Anak

Memiliki anak terkadang banyak menjadi tantangan, ada yang ingin memiliki anak dengan jarak usia yang jauh dan juga yang dekat. Terlebih lagi apabila kita sedang merencanakan memiliki dua anak, tekanan dari orang tua atau kemauan sendiri menjadi dasar mengapa kita ingin memiliki dua anak, untuk itu kita harus bisa mengatur kapan kita harus memiliki anak kedua ataupun anak ketiga.

Apabila Anda ingin memiliki anak kedua atau ketiga, maka Anda bisa memberikan jarak yang cukup jauh dari anak pertama Anda, jarak usia antara kedua anak bisa menjadi bahan pertimbangan untuk orang tua selain pertimbangan untuk usia sang orang tua untuk melahirkan.

Banyak yang memiliki anak kedua ketika anak pertama mereka sudah berusia lebih dari dua tahun, ada juga yang hingga belasan tahun, dan memiliki anak dengan rentan umur sejauh tersebut sebenarnya tidak ada masalah, karena banyak sisi positif dari hal tersebut.

Tak perlu ragu jika ingin memberikan a dik kepada anak pertama Anda, tentu saja banyak sisi positif yang bisa didapatkan jika usia kakak dan adik memiliki jarak usia yang cukup jauh, berikut kami berikan apa saja sisi positif jika sang anak memiliki jarak usia yang jauh dengan adiknya.

 

  • Fokus Orang Tua

Perbedaan umur yang jauh akan memberikan orang tua waktu untuk merawat anak secara efektif, perhatian kepada anak pertama dan anak kedua akan jauh berbeda dan orang tua dapat membagi waktu dan menikmati momen perkembangan anak secara berimbang, jika anak pertama Anda sudah berusia lima tahun hingga belasan tahun, maka kasih sayang yang Anda berikan kepada sang anak pertama tentu saja akan berbeda dengan anak kedua yang Anda miliki, karena anak kedua Anda masih akan bayi, dan hal tersebut tentu saja akan memberikan fokus yang berbeda untuk Anda dalam mengasuh anak Anda.

Anda juga bisa kembali mengulang kesenangan atau kelucuan seorang bayi ketika Anda memiliki anak kedua setelah anak pertama Anda sudah cukup dewasa, banyak orang tua yang ingin kembali memiliki bayi ketika anak mereka sudah tumbuh dewasa dan tidak bisa di ajak bermain sebagaimana ketika sang anak tersebut masih kecil atau bayi, hal ini juga bisa menjadi alasan mengapa fokus orang tua sangat penting untuk hal ini.

 

  • Waktu Terbagi Dengan Cukup

Memiliki dan membagikan waktu kepada anak anak Anda adalah hal yang terpenting, memisahkan waktu dan membagi waktu ketika anak anak Anda hanya terpaut sedikit akan lebih sulit dibandingkan rentan waktu yang cukup jauh, apalagi anak kecil pada dasar-nya memiliki sifat penuntut.

Umur yang jauh akan memudahkan bagi orang tua untuk membagi waktu, orang tua sendiri bisa bermain dengan anak kedua ketika anak pertama mereka sekolah, sedangkan ketika anak kedua mereka

sedang tertidur, maka orang tua dapat bermain dengan anak sulung setelah sang anak pulang sekolah, tentu saja pembagian waktu itu akan membaut kedua-nya merasa diperlakukan secara adil, untuk itu, pembagian waktu dengan rentan usia yang cukup jauh akan sangat membantu Anda.

 

  • Melatih Anak Sulung Lebih Dewasa

Sebagai anak paling tua, anak pertama Anda tentu saja akan mempunyai bagian untuk mengurus adik-nya yang masih kecil, dan tentu saja itu akan membantu Anda untuk mengurus anak kedua dan merawat-nya, anak yang lebih besar bisa membantu Anda untuk mengajak main atau menyuapi anak kedua Anda untuk makan, selain itu, hal itu juga bisa membuat anak pertama Anda lebih dewasa karena dirinya akan berperan sebagai kakak dan contoh bagi adik-nya yang masih kecil.

Jika Anda membutuhkan sesuatu untuk merawat anak kedua Anda, Anda juga bisa meminta tolong anak pertama Anda untuk membantu Anda menjaga anak kedua, terlebih jika kedua anak tersebut memiliki rentan usia yang cukup jauh, hal tersebut akan membantu Anda untuk mengatur dan mengajarkan tanggung jawab anak kepada anak pertama, terlebih ketika sang anak tersebut akan menjadi anak pertama atau anak paling tua dalam keluarga Anda.

 

  • Pengaturan Uang Yang Terencana

Dengan memiliki anak, orang tua harus memiliki perencanaan keuangan yang cukup matang, setelah terlatih dengan anak pertama, maka tentu saja ketika Anda memiliki anak kedua, Anda juga sudah cukup terlatih untuk mengatur uang Anda untuk mengatasi masalah kesehatan, pendidikan, dan pengeluaran lain-nya, hal tersebut bisa membuat Anda menilai apakah Anda memiliki keuangan yang cukup untuk memiliki anak kedua atau tidak, dan dimanakah sekolah terbaik untuk anak Anda yang kedua setelah tentu saja Anda telah melihat perkembangan anak pertama Anda di sekolah yang Anda telah tuju sebelum-nya.

Memiliki dua anak tentu saja akan menjadi lengkap jika kedua anak tersebut memiliki jenis kelamin pria dan wanita, tetapi tentu saja jenis kelamin bukanlah suatu kewajiban di masa kini, yang terpenting adalah kesiapan finansial maupun kesiapan dari kedua orang tua untuk memiliki anak kedua, dan tentu saja ketika Anda ingin memiliki anak kedua, Anda harus mempersiapkan dan memperhitungkan segala-nya, apabila Anda sudah yakin benar dengan segala-nya, maka Anda bisa segera berencana untuk memiliki anak kedua, anak pertama Anda juga harus Anda beritahukan jika sebentar lagi dirinya akan memiliki adik, hal ini Anda harus lakukan agar sang anak pertama siap untuk menjadi kakak, terlebih anak kecil selalu memiliki sisi egois ketika mereka masih belum mengetahui apapun.

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Be the first to write a comment.

Your feedback

× Available Space for Lease