Kesalahan Tata Bahasa yang Sering Dilakukan dalam Bahasa Inggris

Jessica,
1

Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang menjadi mata pelajaran wajib di sekolah. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk bisa mempelajari Bahasa Inggris. Apakah mengawalinya dengan mempelajari tata bahasa, atau bahkan langsung dengan cara mendengarkan dan mengikuti cara pengucapannya.

Dalam kondisi nonformal, melakukan kesalahan berbahasa tentunya tidak menjadi masalah besar, selama rekan yang diajak berbicara memahami maksud dan tujuan dari apa yang dikomunikasikan. Namun demikian teruslah berusaha untuk memperbaiki kualitas bahasa kamu. Kenalilah kesalahan-kesalahan yang kerap dibuat dan carilah perbaikannya.

Nah, berikut ini adalah beberapa kesalahan berbahasa Inggris yang paling sering ditemui dan bisa kamu pelajari.

  1. Double negative

    double negative

    double negative

Banyak pelajar bahasa Inggris menggunakan negasi lebih dari satu kali di dalam kalimat.

Contoh:

  1. I didn’t do nothing
  2. You never do not know how to close that window.

Kalimat diatas merupakan kalimat yang sering salah digunakan dalam mempelajari bahasa Inggris. Apabila diperhatikan, terdapat penggunaan dua negasi dalam kalimat. Kalimat pertama menggunakan negasi not dan nothing.

Sedangkan kalimat kedua menggunakan negasi not dan never. Kedua kalimat tersebut memang benar apabila diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Akan tetapi, penggunaannya salah dalam bahasa Inggris.

Adapun kalimat yang benar adalah:

  1. I didn’t do anything today.
  2. You never know how to close that window.

Salah satu tanda negatif harus dihilangkan dalam kalimat. Penggunaan seperti ini sering terjadi dalam percakapan sehari-hari.

  1.  Kesalahan dalam kalimat yang menggunakan simple present tense

    simple present tense

    simple present tense

Simple present tense merupakan tenses yang paling sering digunakan dalam percakapan ataupun tulisan bahasa Inggris. Akan tetapi banyak yang salah dalam menggunakannya. Kebanyakan pelajar bahasa Inggris lupa memberikan tanda “s” di belakang kata kerja pada subjek orang ketiga tunggal “he/she/it”.

Contoh:

  1. She speak English very well.
  2. My mother cook my favorite meal.
  3. It’s mean that I have to eat well.

Kalimat pertama dan kedua harus dibubuhkan “s” di belakang kata kerja karena subjeknya adalah orang ketiga. Sedangkan kalimat ketiga penggunaan “s” harusnya di belakang kata kerja bukan setelah subjek. Apabila “s” diletakkan setelah subjek, maka makna kalimat akan berbeda.  Adapun Kalimat yang benar adalah:

  1. She speaks English very well.
  2. My mother cooks my favorite meal.
  3. It means that I have to eat well.
  1. Penggunaan auxiliary verbs (Be: is/am/are)

    penggunaan auxiliary verb

    penggunaan auxiliary verb

Pelajar bahasa Inggris masih banyak yang kurang mengerti mengenai penggunaan is/am/are dalam kalimat, khususnya kalimat tulisan. Banyak yang menjadikannya sebagai possessive adjectives. Contoh:

  1. That cat is really cute. It’s fur is very soft.
  2. Your the one who I choose as the class president.
  3. You’re new hair cut suits you well.

Sebagian pelajar bingung menggunakan antara possessive adjectives dan be sebagai kata kerja. Apabila kata yang digunakan menunjukkan kepunyaan, maka tidak perlu menggunakan apostrof di subjek. Sebaliknya, apostrof digunakan apabila kata tersebut membutuhkan be. Kalimat yang benar adalah:

  1. That cat is really cute. Its fur is very soft.
  2. You’re the one who I choose as the class president.
  3. Your new hair cut suits you well.

Penggunaan tata bahasa yang benar dalam menggunakan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, sangatlah penting. Apabila tata bahasanya salah, maka maknanya juga akan berbeda.

Kesalahan tata bahasa yang dilakukan secara lisan kemungkinan masih bisa dijelaskan lebih lanjut. Akan tetapi, jika kesalahannya dalam tulisan, pembaca tidak akan mengerti maksud dari teks yang ditulis dan akan terjadi kesalahpahaman yang berlanjut. Oleh karena itu, pembelajaran tata bahasa juga harus diperhatikan karena bahasa tidak hanya harus diucapkan tetapi juga ditulis.

Feedback

  1. Joe Candra P


    yess bener banget min terkadang kita jarang memperhatikan kesalahan2 tsb. makasih banget infonya min hehehe

Your feedback