Ini Bahaya Jika Telinga Kemasukan Air 

Vana Vana,
0
Telinga Masuk Air

Jika Anda seorang yang memiliki hobi berenang, maka ketika telinga Anda kemasukan air, maka itu akan menjadi hal yang biasa saja, tetapi jika kita tidak berhati-hati, maka air yang masuk tersebut bisa menyebabkan potensi infeksi di telinga kita, atau yang lebih sering disebut dengan sebutan swimmer’s ear.

Apakah itu? Mungkin Anda baru mendengar istilah tersebut, hal tersebut merupakan salah satu infeksi telinga luar akibat hal kelembaban yang ada dari sisa air yang berada di dalam telinga sehabis berenang maupun menyelam, kombinasi struktur telinga memang seperti labirin dan air yang terperangkat di dalam kuping kemudian akan membuat lingkungan yang lembab yang cocok untuk bakteri dan jamur untuk terus tumbuh, hal tersebut muncul memang terjadi lebih sering kepada orang yang lebih suka berenang.

Penyebab dari bakteri tersebut sebenarnya hal yang wajar dimana normalnya, telinga manusia menghasilkan serumen atau kotoran telinga sebagai bentuk pertahanan alami dari kuman yang mau masuk ke dalam telinga kita.

Swimmer’s earterjadi ketika telinga tidak menghasilkan cukup kotoran telinga untuk mencegah terjadinya infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan jamur, beberapa kondisi yang dapat menyebabkan Anda dapat mengalami sakit tersebut adalah:

  • Membiarkan terlalu banyak air masuk ke dalam telinga
  • Terlalu sering membersihkan telinga dengan cotton bud
  • Membiarkan berbagai bahan kimia seperti hairspray masuk ke dalam telinga, menyebabkan reaksi sensitivitas.
  • Mengorek telinga sehingga menyebabkan pengelupasan kulit dan menjadikannya sebagai sumber infeksi telinga
  • Kemasukan benda asing dalam telinga

Dan apa saja tanda dan gejala infeksi yang terjadi pada telinga Anda? Beberapa tanda dan gejala antara lain adalah seperti berikut:

  • Telinga bengkak
  • Kemerahan
  • Terasa panas
  • Telinga nyeri atau terasa tidak nyaman
  • Keluar nanah atau cairan
  • Gatal pada lubang telinga
  • Penurunan pendengaran

Rasa nyeri yang terjadi pada wajah, kepala, dan leher dapat Anda rasakan bila infeksi telinga tersebut telah meluas, gejala tersebut bisa saja di sertai bersama demam atau bengkak pada kelenjar getah bening yang juga menjadi tanda bahwa infeksi tersebut sudah berat, dan tentu saja jika Anda mengalami sakit pada telinga yang disertai oleh gejala di-atas maka Anda harus segera menghubungi dokter.

Cara mengobati infeksi telinga tersebut Anda harus ke dokter, karena dokter biasanya akan memberikan obat tetes telinga antibiotic, dokter juga bisa memberikan antibiotic yang dicampur dengan steroid untuk mengurangi bengkak pada telinga, obat tetes biasanya digunakan beberapa kali sehari selama tujuh hingga sepuluh hari agar telinga Anda sembuh.

Jika infeksi telinga Anda disebabkan oleh jamur, dokter akan meresepkan obat tetes telinga anti-jamur, infeksi tersebut biasanya banyak dialami oleh penderita diabetes atau gangguan system imun.

Untuk mengurangi hal tersebut, penting bagi Anda untuk dapat melindungi telinga Anda dari air selama proses penyembuhan, dari obat apotek, Anda bisa membeli ibuprofen atau acetaminophen yang damat mengurangi rasa nyeri pada telinga Anda.

Selain itu, komplikasi bisa saja terjadi akibat infeksi telinga tersebut, jika infeksi telinga tersebut dibiarkan tanpa diobati dan tidak sembuh maka kondisi tersebut bisa membuat beberapa penyakit komplikasi, abses adalah salah satu-nya, hal tersebut akan membuat dokter harus mengeluarkan nanah yang ada di dalam-nya.

Infeksi telinga yang berlangsung lama juga bisa menyebabkan penyempitan liang telinga, penyempitan tersebut dapat berpengaruh pada fungsi pendengaran, dan pada beberapa kasus yang berat, maka bisa membuat kehilangan pendengaran.

Robeknya gendang telinga juga bisa menjadi komplikasi dari infeksi telinga luar, kondisi tersebut dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat, dan gejalanya dapat beruba kehilangan pendengaran, pendengaran berdengung, keluarnya cairan dari telinga, dan juga keluar darah dari telinga.

Pada beberapa kasus yang jarang terjadi ketika telinga kemasukan air, infeksi telinga luar bisa menimbulkan kondisi ganas yang disebut necrotizing otitis externa maligna. Hal tersebut merupakan hal yang sering dimana infeksi akan menyebar hingga tulang rawan dan tulang keras yang berada di sekitar telinga, gejala tersebut akan membuat telinga nyeri, sakit kepala, dan keluar cairan terus menerus dari telinga, dan kelumpuhan saraf wajah pada sisi telinga yang sakit.

Selain itu, Anda harus memiringkan telinga Anda ke satu sisi untuk membantu mengeluarkan air jika memang Anda merasa ada air yang masuk ke telinga Anda, hindari juga memakai korek telinga karena hal tersebut akan meningkatkan terjadinya risiko infeksi telinga

 

Be the first to write a comment.

Your feedback