6 Cara Membantu Orangtua Menghadapi Anak Introvert

Jessica,
0
Menghadapi Anak Introvert

Anda para orangtua pasti selalu memperhatikan tumbuh kembang si kecil. Mulai dari perkembangan fisik hingga caranya bergaul dengan teman-temannya. Jika anak sering tampak ragu, lebih suka duduk sendirian di belakang daripada bermain dengan teman-temannya dan menghabiskan banyak waktu di kamar, kemungkinan besar ia memiliki kepribadian introvert.

Lantas, bagaimana cara Anda bersikap? Adakah cara khusus yang bisa dilakukan untuk menghadapi anak introvert?

Introvert tentu saja bukan sebuah penyakit yang harus disembuhkan. Kebanyakan anak dengan pembawaan sifat ini bukan karena mereka depresi atau mengalami gangguan kecemasan. Sikap mereka itu memang ada karena pembawaannya. Semakin Anda memahami dan memperlakukan mereka dengan baik, semakin bahagia pula mereka.

Ingat Bahwa Tidak Ada yang Salah dengan Sifat Introvert

Menghadapi Anak Introvert

understood.org

Berdasarkan studi, di Amerika Serikat setidaknya ada 20-50% orang introvert dari keseluruhan populasinya. Kebanyakan adalah orang-orang sukses seperti Bill Gates, Emma Watson, Warren Buffet, hingga J.K Rowling. Jadi jangan pernah mempermasalahkan sifat si kecil apalagi memprotes karena ia terlalu pemalu.

Jangan Memaksakan Kehendak

Menghadapi Anak Introvert

salamati.ir

Menghadapi anak introvert memang susah-susah gampang. Jika dibiarkan, mereka akan semakin susah bersikap terbuka. Tapi memaksakan kehendak juga tidak benar. Jika ia merasa ragu mencoba hal baru atau beradaptasi dengan orang baru, biar ia melakukannya dengan perlahan. Jangan terlalu lunak, tapi hargailah batas kemampuannya. Jika ia sudah berani melakukan langkah bagus, pujilah usahanya.

Ketika ia terlihat menikmati apa yang awalnya ia takutkan, beritahu ia. Dengan begitu si kecil akan menyadari bahwa berusaha untuk lebih terbuka sama sekali bukan hal yang buruk.

Jangan Mudah Melabeli Anak

Menghadapi Anak Introvert

static.ilcdn.fi

Jika si kecil pemalu, jangan pernah Anda menyebutnya dengan julukan ‘Si Pemalu’. Ia pasti tahu jika di dalam kehidupan sosial, julukan semacam itu adalah bentuk kritikan. Alih-alih menjulukinya seperti itu, coba ganti dengan kalimat lain seperti, “Sepertinya Nita sedang butuh waktu untuk menyelesaikannya sendiri.”

Berhenti Mencemaskan tentang Berapa Jumlah Temannya

Menghadapi Anak Introvert

motherhow.com

Sebagai orang tua, Anda pasti merasa cemas jika si kecil tidak memiliki banyak teman seperti anak-anak yang lain. Sebenarnya ini tidak perlu Anda khawatirkan karena jumlah teman tidak ada hubungannya dengan kesuksesan anak Anda kelak. Selama ia merasa nyaman dan positif, memiliki dua teman yang akrab lebih baik daripada banyak namun tidak memiliki komunikasi yang intens dengannya.

Perhatikan Apa yang Menjadi Passion si Kecil

Menghadapi Anak Introvert

maesbrasileiras.com.br

Menghadapi anak introvert artinya Anda harus tahu bahwa mereka biasanya cenderung mampu mengembangkan passion-nya dengan baik. Apalagi jika ia menghabiskan waktu untuk melakukan hal yang sama setiap hari. Jika si kecil suka menghabiskan waktu melukis atau menulis, bimbing ia dan biarkan bakatnya berkembang.

Bicarakan dengan Guru di Sekolahnya

Menghadapi Anak Introvert

parentinghub.co.za

Para guru di sekolah mungkin akan bertanya, “Kenapa Nita tidak suka bicara seperti teman-temannya yang lain? Saya berharap dia bisa lebih aktif di kelas,” dan berbagai rasa penasaran lain. Banyak guru yang menganggap anak introvert bersikap diam di kelas karena dia tidak tertarik atau tidak memperhatikan pelajaran yang diberikan.

Jika Anda memiliki cukup waktu, tak ada salahnya mencoba membicarakan keadaannya dengan guru di sekolahnya.Mungkin saja sang guru bisa membantu membimbingnya secara khusus.Apakah itu membantunya bergaul dengan teman-temannya yang lain atau mengajaknya untuk sering ikut tugas kelompok.

Sikap sabar dan tidak menghakimi adalah cara yang paling ampuh menghadapi anak introvert. Sebagai orangtua, Anda juga harus memastikan bahwa si kecil merasa didengarkan. Ajukan pertanyaan dan bantu mereka mengekspresikan perasaannya. Tanpa orangtua yang mendengarkan, mereka akan hanyut dalam pikirannya sendiri.

Ingat bahwa tugas Anda adalah membantunya mengatasi sifat introvertnya, bukan menghilangkan sifat itu dari dirinya. Jangan memaksakan diri jika si kecil merasa sedang tidak ingin bersosialisasi. Jika dia merasa lelah dengan aktivitas hariannya, beri ia waktu untuk dirinya sendiri. 

Be the first to write a comment.

Your feedback