5 Tips Ciamik agar Nilai IPK Tinggi Bisa Anda Peroleh

Anda seorang mahasiswa yang stres, gara-gara nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mengalami penurunan? Waspadalah! Meski tidak berpengaruh besar dengan kelulusan Anda dari pendidikan setingkat universitas atau akademi. Namun, nilai IPK tinggi menjadi salah satu faktor penting, yang dilihat oleh perusahaan saat Anda melamar pekerjaan.

Jangan pernah meremehkan nilai IPK tinggi yang turun di akhir semester ini. Apalagi jika sebelumnya Anda termasuk mahasiswa dengan nilai IPK tinggi, atau di atas rata-rata. Di setiap akhir semester, dosen pembimbing akan memperingatkan Anda, bila nilai IPK turun atau kurang memuaskan. Beberapa fakultas bahkan mensyaratkan nilai IPK tertentu, sebagai syarat untuk mengambil mata kuliah, di semester berikutnya.

Tapi, bagaimana jika nilai IPK yang rendah, sudah telanjur Anda peroleh? Jangan putus asa, masih banyak jalan menuju Roma. Ada beberapa tips, yang bisa Anda terapkan dan lakukan di semester baru nanti. Ini dia 5 tips ciamik agar nilai IPK Anda yang sempat turun, jadi naik kembali dan status sebagai mahasiswa teladan tetap Anda pegang. Berikut tipsnya:

  1. Baca ulang beberapa poin penting dari materi yang diberikan dosen saat perkuliahan.

Nilai IPK Tinggi

Source: Enterpreuneur

Pahami setiap materi yang diberikan dan buatlah rangkuman atas poin-poin tersebut. Jika perlu, beri warna-warna cerah di buku catatan Anda atau di buku teks langsung, bisa dengan stabilo atau colormark pen, agar mata dan otak bisa segera mengenali tulisan tentang bahasan materi kuliah tadi.

  1. Membuat grup belajar bersama, mengenai satu atau beberapa mata kuliah, yang kurang Anda kuasai dengan baik.

Source: Your Future in IT

Belajar bersama teman satu jurusan atau satu kelas, termasuk ide yang bagus agar tidak bosan. Nah, Anda hanya perlu mengatur waktu luang, agar semua teman yang rencananya akan bergabung dengan grup belajar ini bisa datang.

Agar lebih menyenangkan, coba deh, belajar bersama di cafe atau restoran yang sedang ‘in’ di kota Anda.

  1. Meminta waktu untuk konsultasi dengan dosen ahli atau asisten dosen. Jika Anda memiliki sedikit atau banyak kesulitan, untuk memahami satu mata kuliah tertentu

StudyByPass

Belajar dari orang yang paling ahli, bisa membantu Anda memotivasi diri sendiri. Namun, biasanya mereka tidak punya waktu untuk sekadar mendengarkan pertanyaan Anda, mengenai beragam teori itu.

Nah, di sini perlunya Anda mengenal baik sang asisten dosen. Meski kebanyakan mereka juga berstatus mahasiswa, mereka pasti memiliki ilmu ‘lebih’, dibandingkan mahasiswa biasa yang bukan asisten dosen. Coba, dekati mereka dan curi ilmunya.

  1. Meluangkan waktu untuk belajar sendiri di perpustakaan kampus Anda, atau kampus terbaik di kota Anda

Source: Pixabay

Rajin-rajin ke perpustakaan. Barangkali ini salah satu saran yang sering orang tua Anda suarakan, saat sedang berada di rumah. Tidak semua mahasiswa yang meluangkan waktu di perpustakaan itu kurang pergaulan alias kuper lo. Bahkan banyak yang menjadi mahasiswa teladan, atau penerima beasiswa yang sering melakukan banyak hal di perpustakaan.

Ingat, buku adalah gudangnya ilmu. Rajin datang ke perpustakaan, sekaligus meminjam buku, akan sangat bermanfaat bagi nilai IPK tinggi Anda kelak.

  1. Pergi ke toko buku dan membaca beberapa buku teks atau text book, yang disadur dari bahasa asing.

Source: World Economic Forum

Hal ini ternyata penting, karena tidak semua buku teks yang menjadi pegangan utama dosen di mata kuliah tertentu, ditulis dalam bahasa Indonesia. Banyak yang berupa buku terjemahan dari bahasa Inggris. Maka, tidak ada salahnya bagi Anda untuk belajar bahasa internasional ini, meski jurusan kuliah Anda tidak terlalu membutuhkan kemampuan berbahasa tersebut. Cek di sini ya.

Baca juga:
Tips Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat

Itulah 5 tips yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan nilai IPK tinggi, atau minimal lebih baik dari nilai IPK tahun sebelumnya. Selamat mencoba!

Exit mobile version