Berbagai Cara Menyenangkan untuk Mengenalkan Kegiatan Menulis Kreatif pada Anak

Menulis sejatinya adalah kegiatan positif yang menanamkan kesadaran berpikir. Dalam kegiatan menulis, anak dituntut menerangkan keadaan suatu emosi, pikiran dan perasaan yang dituangkan dalam sebuah tulisan di atas kertas. Dengan menulis kreatif, akan menumbuhkan jiwa kreatif dan menumbuhkan imajinasi yang terkadang kadarnya cukup tinggi pada anak-anak dan remaja. Karena di usia-usia inilah, anak mulai kritis dalam menghadapi persoalan dalam lingkungan mereka.

Namun, bagi sebagian anak, menulis bisa jadi adalah kegiatan yang lebih sering diabaikan dan dianggap tidak menarik. Seringnya mereka menganggap duduk berdiam diri dan menulis dalam waktu lama amatlah membosankan. Kegiatan menulis kerap dikalahkan dengan aktivitas bermain ataupun menonton TV.

Tahukah Anda, mendorong anak untuk menulis kreatif dapat dilakukan dengan berbagai cara yang menyenangkan? Beberapa cara tersebut bisa dilakukan seperti hal di bawah ini.

Membuka-buka Buku Cerita dan Majalah Anak-Anak

mendorong anak untuk menulis - s0.bukalapak.com

mendorong anak untuk menulis – s0.bukalapak.com

Untuk merangsang anak menulis kreatif, tentu tidak jauh dengan aktivitas membaca, baik buku cerita maupun majalah. Bukalah majalah anak-anak maupun cerita bergambar. Mintalah pada anak untuk menggunting gambar yang mereka suka dan menempelkannya pada kertas karton hingga menyerupai kartu. Buatlah beberapa kartu dari tempelan gambar tersebut. Jika sudah tercipta beberapa kartu, kocoklah kartu tersebut dengan gambar menghadap ke bawah. Mintalah anak mengambil satu kartu dan ajak mereka berimajinasi dengan gambar yang sudah dipilih dengan menuliskannya. Berikutnya, anak mengambil kartu lagi untuk melanjutkan cerita hingga tersusun suatu cerita utuh berdasarkan gambar yang dipilih. Begitu seterusnya.

Membuat Cerita Berdasarkan Wajah

mendorong anak untuk menulis – indonesiaone.org

Salah satu cara yang unik untuk membangkitkan imajinasi anak adalah, dengan memberikan sebuah gambar wajah yang belum memiliki ekspresi tanpa  mata, bibir, hidung dan alis. Biarkan anak melengkapi gambar dengan ekspresi yang disukainya dan berimajinasi ingin menciptakan ekspresi apakah pada gambar itu. Selanjutnya, mintalah anak membuat cerita tentang gambar wajah yang sudah dibuatnya dengan menambahkan biodata pada gambar tersebut. Siapa namanya, di mana rumahnya, berapa umurnya, apa hobinya dan lain-lain. Sertakan pula tulisan kenapa si anak memilih ekspresi sedang bahagia, sedih atau marah.

Bermain Surat-suratan

mendorong anak untuk menulis – educenter.id

Satu cara yang disukai anak untuk mengajarkan menulis kreatif adalah dengan bermain surat-menyurat. Umumnya mereka akan menyenanginya karena mendapatkan surat yang ditujukan untuk dirinya. Sebelum itu, buatlah dua kotak surat dari kardus apa pun. Siapkan gunting untuk melubangi kotak kardus, lem dan spidol supaya anak bisa berkreasi menciptakan kotak suratnya.

Buatlah tema surat yang mereka sukai, misal mengirim surat pada karakter film kartun favorit mereka. Mereka juga bisa bermain peran sesuai yang mereka inginkan dengan teman-teman lainnya. Bergantian, mintalah mereka menuliskan apa yang mereka ingin ungkapkan tentang karakter favorit mereka dan membaca satu persatu surat yang ditulis.

Mengembangkan Cerita dari Dongeng yang Sudah Ada

mendorong anak untuk menulis – rumahbacagm.files.wordpress.com

Mendongeng adalah aktivitas yang bisa merangsang imajinasi mereka. Jika anak terbiasa mendengarkan cerita dongeng, akan cukup mudah meminta mereka berimajinasi. Berikan sebuah buku dongeng atau buku cerita. Mintalah anak yang sudah mengenal cerita dongeng tersebut untuk mengembangkan ceritanya dan menulis lanjutannya ataupun berimajinasi dengan peristiwa sebelum kisah dongeng itu dimulai. Anak juga diperbolehkan menambah cerita dari tokoh lain yang tidak menonjol dan menjadikan ceritanya lebih lucu.

Dari cara-cara menyenangkan seperti di atas, tentunya akan merangsang kreativitas dan imajinasi anak. Ini jauh lebih baik ketimbang menjejali anak dengan teori menulis yang kadang membosankan dan tidak menarik. Dengan begitu, anak akan menyenangi aktivitas menulis kreatif dari hal-hal sederhana di atas dan membantu orangtua menumbuhkan minat baca pada anak.

Exit mobile version