Ketahui Fakta Tentang Anak Tunggal!

Anak Tunggal

Hingga kini, banyak orang berpikir bahwa anak tunggal merupakan anak yang manja, semau-nya sendiri, dan selalu mendapatkan apa yang mereka inginkan, karena mungkin anak tunggal adalah satu-satunya anak di keluarga tersebut, meski begitu, fakta tentang anak tunggal tidak sepenuhnya benar seperti hal tersebut.

Anak tunggal biasa-nya sudah bosan dengan anggapan dan penilaian orang dimana mereka dicap sudah menjadi anak manja, dan selalu mendapatkan apa yang mereka inginkan hanya karena mereka adalah anak tunggal, tetapi perlu di-ingat, untuk dimanjakan orang tua belum tentu karena sang anak merupakan anak tunggal, jika Anda tiga bersaudara, bisa saja ketiga anak tersebut dimanjakan oleh orang tua mereka, jadi bukan hal yang tepat jika merasa anak tunggal merupakan anak yang manja maupun anak yang selalu di-ikuti kemauannya.

Kenyataan yang tepat adalah setiap anak, entah banyak saudara maupun anak tunggal, mereka harus berjuang untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, banyak anak tunggal yang merasa bahwa mereka juga harus berjuang untuk mendapatkannya, meski mereka anak tunggal, tidak seperti yang orang pikirkan hingga saat ini.

Anak tunggal memang memiliki pemikiran negative dari orang-orang karena dinilai adalah anak yang manja, tetapi ada fakta mengenai anak tunggal yang tentu saja akan mengejutkan kita semua.

 

1. Pengaruh Saudara Tidak Pengaruhi Sifat Anak

Berdasarkan beberapa penelitian dalam jurnal Brain Imaging dan Behavior, disitu disebutkan mengenai sikap seorang anak tunggal.

Anak tunggal cenderung menarik diri dari lingkungan sosial, meski begitu, mereka adalah anak yang lebih kreatif dan cerdas dibanding jika mereka memiliki saudara kandung, dan ternyata, struktur otak anak tunggal dan anak yang memiliki saudara kandung memiliki beberapa perbedaan.

Anak tunggal sendiri dinilai memiliki cara berpikir yang fleksibel, dan ini tentu saja membuat sang anak memiliki nilai kreativitas, meski begitu, karakteristik setiap anak tentu saja dipengaruhi dari lingkungan dimana dirinya bermain dan juga pola asuh dari orang juga akan menentukan hal tersebut.

Hal tersebut juga diyakini oleh Psikolog Anak dan Keluarga, Anna Surti Ariani yang menegaskan bahwa tidak semua anak tunggal memiliki sikap yang manja maupun mau menang sendiri, karena tentu saja semua-nya tersebut terbentuk tergantung dari orang tua maupun lingkungan anak ketika sedang bermain.

“Kita perlu mendidik anak dengan baik, jangan buat sang anak menjadi raja atau ratu yang selalu diikuti keinginannya, kita harus ajarkan bahwa sang anak harus berjuang dan juga mengetahui rasa tentang kalah,” kata psikolog tersebut.

Selain itu, ada beberapa riset mengenai perilaku berdasarkan beberapa hasil penelitian, dan riset tersebut membuktikan bahwa anak tunggal tidaklah selalu manja maupun menang sendiri, dan berikut adalah beberapa penelitian tersebut.

 

2. Lebih Kreatif

Anak tunggal dinilai lebih kreatif berdasarkan studi dari Junyi Yang dan Xin Hou, anak tunggal disebutnya memiliki struktur anatomi kognitif yang lebih tinggi, dan perbedaan struktur tersebut membuat sang anak akan memiliki ide yang lebih baru dan juga imajinasi yang cukup tinggi.

Fakta anak tunggal yang lainnya juga memiliki ambisi yang cukup tinggi untuk dapat meraih keinginan sang anak, dan hal tersebut sering membuat sang anak berpikir bagaimana cara mendapatkan keinginan sang anak dengan cara unik ataupun dengan ide ide baru.

 

3. Ikatan Emosional Lebih Kuat

Dengan hanya memiliki satu anak, hal tersebut akan membuat hubungan antara anak dan orang tua akan semakin dekat, karena perhatian orang tua hanya akan tertuju kepada sang anak dan tentu-nya kasih sayang yang diberikan juga tidak akan terbagi dengan anak lain dibandingkan jika sang anak memiliki saudara lain-nya, dan hal ini juga harus diperhatikan orang tua karena jika salah mengasuh, sang anak bisa menjadi anak yang manja.

 

4. Lebih Pintar

Beberapa jurnal ilmiah mengatakan bahwa anak tunggal mendapatkan nilai yang baik dibandingkan dengan anak lain yang memiliki saudara kandung karena sang anak bisa memberikan sumber maksimal untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, termasuk soal pendidikan sang anak, dan karena anak tunggal, sang anak harus berpikir sendiri jika ingin menyelesaikan masalah yang dimiliki oleh mereka.

 

5. Nyaman Sendiri

Karena sang anak sering bermain hanya sendiri dan tidak memiliki saudara, maka sang anak akan lebih nyaman untuk sendiri, meski begitu, bukan berarti sang anak tidak mau bersosialisasi, tetapi karena sang anak sudah terbiasa menghabiskan waktu sendiri, maka sang anak merasa bosan atau jenuh ketika mereka berbicara dengan orang lain dalam waktu yang lama atau sebentar, karena sang anak sudah terbiasa untuk bermain atau melakukan apapun sendiri saja.

 

6· Menghargai Pertemanan

Pertemanan bagi anak tunggal dinilai sangat tinggi, karena mereka tidak memiliki saudara kandung, maka mereka hanya akan bermain dengan teman-temannya dan juga berbagi cerita penting kepada teman-nya, sang anak juga akan menganggap teman-nya tersebut sebagai saudara mereka sendiri, dan hal tersebut juga bisa menimbulkan rasa posesif, dan tentu saja hal ini membuat sang anak akan merasa sangat sedih ketika mereka berpisah dengan teman-temannya, karena kehilangan sang teman sama saja seperti kehilangan saudara kandung bagi sang anak.

Dan beberapa hal di-atas akan membuat sang anak anda harus bersiap jika memiliki anak tunggal, meski begitu, memiliki satu anak juga sudah cukup bagi anda, jangan ikuti kata-kata orang jaman dulu yang mengatakan bahwa memiliki banyak anak adalah banyak rejeki, kita harus melihat segala sesuatu sebelum memutuskan untuk punya anak lebih dari satu.

Exit mobile version