Anak SD Juga Bisa Stres karena Sekolah, Kenali Tandanya!

Stres adalah kata yang identik dengan orang dewasa. Namun, kondisi itu sebetulnya juga bisa dialami oleh anak-anak. Stres sendiri bisa disebabkan oleh banyak hal. Pada anak-anak, stres karena sekolah jadi hal yang paling umum. Untuk mencari solusi atas kondisi itu, Anda perlu mengenali apa saja tanda yang ditunjukkan oleh anak-anak saat mengalami stres. Mari disimak!

Perubahan perilaku ke arah negatif

Stres Karena Sekolah

pixabay.com

Anak Anda tiba-tiba mengalami perubahan sikap atau perilaku? Si kecil yang biasanya bersikap baik dan patuh, mendadak jadi acuh dan melawan orang tuanya? Perubahan perilaku ini perlu Anda waspadai karena bisa jadi tanda si kecil sedang stres.

Apabila Anda merasa tidak memiliki masalah keluarga dan segalanya berjalan baik di rumah, coba cek ke sekolahnya. Tanyakan kepada petugas bimbingan konseling di sekolah, apakah si kecil sedang memiliki masalah dengan teman atau sekolahnya. Karena bisa memengaruhi mental si kecil, stres karena sekolah perlu segera dicarikan solusi.

Terlihat takut dan cemas

pexels.com

Tidak hanya pada orang dewasa, gejala stres pada anak-anak juga ditandai dengan munculnya perasaan cemas dan takut. Si kecil tidak mau tidur sendirian? Dia terus-menerus minta ditemani atau bahkan merengek ingin selalu bersama orang tuanya?

Jika sebelumnya buah hati Anda tergolong pribadi yang pemberani dan tangguh, perubahan sikap itu perlu diwaspadai. Cari tahu apakah dia sedang memiliki masalah? Apakah dia mengalami stres karena sekolahnya? Temukan jawaban yang pasti untuk kasus ini.

Jadi suka menyendiri

pexels.com

Si kecil adalah anak yang cerita dan mudah membaur dengan sekitarnya. Namun, dia tiba-tiba tidak mau berbicara dengan teman atau keluarganya. Buah hati Anda bahkan terlihat menarik diri dari berbagai jenis interaksi sosial, entah itu saat kumpul keluarga atau saat makan malam bersama.

Apabila dia menunjukkan sikap semacam itu, Anda tentunya perlu khawatir. Stres karena sekolah bisa jadi alasan di balik sikapnya. Coba ajak dia bicara dari hati ke hati, khususnya tentang segala hal yang dicemaskannya.

Kalau dia tidak mau langsung terbuka tentang kondisinya, katakan padanya bahwa Anda akan memberinya waktu untuk menenangkan pikiran dan kembali mengajaknya diskusi.

Jadi susah tidur

pexels.com

Selayaknya orang dewasa, anak-anak juga mengalami susah tidur saat stres. Kecemasan yang dirasakannya akan membuat si kecil sulit terlelap di malam hari. Selain sulit tidur, stres juga membuat buah hati Anda mudah terbangun di tengah malam karena mimpi buruk.

Jika kondisi itu terjadi pada si kecil, jangan ragu untuk mencari penyebab dari kecemasannya. Stres karena sekolah bisa jadi salah satu pemicunya, terutama jika keluarga Anda tergolong harmonis dan jarang punya masalah.

Mengompol saat tidur

pixabay.com

Saat si kecil mengompol, jangan langsung dimarahi. Hal itu bisa jadi tanda bahwa dia sedang mengalami sesuatu yang tidak nyaman. Mengompol juga menjadi reaksi yang umum ditunjukkan ketika anak-anak merasa cemas atau takut. Jadi, jika si kecil sudah lama tidak mengompol, dan kemudian dia kembali melakukannya, Anda perlu mencari penyebab pasti di baliknya. Mungkinkah dia stres karena sekolah? Atau, ada hal lain di sekolah yang membuatnya tidak nyaman?

Sangat penting untuk memahami hal-hal yang membuat si kecil merasa tidak nyaman dan cemas. Dengan begitu, Anda pun bisa mencari solusi tepat untuk mengatasi kecemasannya.

Exit mobile version