Tips Agar Anak Tidak Kecanduan Gadget

Charles,
0
anak bermain gadget

Jika anda memiliki anak berusia dua tahun ke-atas, maka anda harus berhati-hati ketika anda ingin memberikan anak tersebut sebuah gadget atau perangkat lainnya yang bisa membuat anak tersebut kecanduan.

Dalam keseharian, kita sering melihat banyak anak bermain gadget dibandingkan melakukan aktivitas lain-nya.

Hal tersebut tentu saja membuat kita heran karena apakah hal yang didapatkan si anak dari gadget merupakan hal yang bermanfaat untuk mereka? Karena itu pakar perkembangan anak, Dr Kristy Goodwin mengatakan bahwa kita harus melakukan batasan antara anak dan gadget.

“Anak anak biasanya sering melewati kemampuan orang tua, bahkan mereka sudah belajar mencari tahu mengenai bagaimana mengoperasikan gadget mereka sebelum mereka bisa menggunakan pensil, naik sepeda, atau mengikat tali sepatu, dan hal ini yang harus anda hindari agar anak anda bisa membedakan mana yang harus mereka lakukan dan mana yang tidak dengan gadget, dan mereka mengetahui batas berhenti untuk bermain gadget,” kata Goodwin.

Karena teknologi akan semakin maju, maka tentu saja beberapa hal tersebut akan menimbulkan dilema dimana orang tua harus bisa memperbarui perkembangan teknologi mereka agar mereka tidak tertinggal dengan kemampuan si anak mengoperasikan gadget.

Bermain gadget memang tidak selalu membawa dampak buruk, asal digunakan dengan tepat dan sesuai dengan usia anak, gadget malah bisa memberikan manfaat untuk anak.

Anak bisa menjadikan hal tersebut sebagai media belajar bagi mereka yang interaktif, saran mengasah kreativitas, dan juga memberikan dukungan untuk anak yang memiliki kebutuhan ilmu yang berbeda.

Dan untuk itu, ada beberapa hal yang harus anda lakukan agar si kecil tidak kecanduan dengan gadget, dan berikut adalah beberapa hal yang anda bisa lakukan:

  • Batasi Waktu

Goodwin selalu mengatakan bahwa orang tua harus tegas untuk memberikan batasan waktu untuk anak bermain, jika ayah dan ibu ingin membentuk kebiasaan sehat dalam menggunakan teknologi kepada anak, anda harus bisa memberikan batasan waktu, anda bisa menggunakan aplikasi jam yang bisa membatasi penggunaan gadget anak, dan ketika waktu bermain handphone maupun tablet tersebut telah habis, maka sang anak tidak bisa memakainya dan harus menunggu ke esokan harinya untuk dapat kembali bermain kembali.

  • Jauhkan Gadget

Ketika anda sedang ingin mengajari anak atau di waktu-waktu tertentu, anda bisa menjauhi perangkat tersebut, terutama ketika waktu tidur siang maupun tidur malam si anak, paparan cahaya biru dari gadget bisa menghambat produksi melatonin tubuh yang membuat anak dan orang tua akan sulit untuk tidur.

  • Pemakaian Dengan Benar

“Hindari menggunakan perangkat tersebut sebagai imbalan atau hadiah, kitra ingin melihat bahwa sang anak memandang teknologi sebagai alat, bukan sebuah mainan, dan ketika gadget digunakan sesuai fungsi mereka, bukan sebagai hadiah, maka anak akan memiliki hubungan yang sehat dengan teknologi,” kata Goodwin.

  • Lakukan Kegiatan Outdoor

Selain itu, anda juga harus bisa membiasakan sang anak untuk melakukan kegiatan outdoor agar sang anak bisa menmyeimbangkan waktu bermain perangkat tersebut dengan bermain secara nyata, bermain diluar akan membantu anak melupakan beberapa saat untuk bermain dengan handphone maupun tablet anda, dan anak tetap bisa berinteraksi dengan orang-orang sekitar mereka.

 

Memang ketika anak mengetahui teknologi akan membuat anda bingung maupun pasrah ketika anak sudah meronta untuk bermain dengan handphone anda, tetapi anda harus ingat bahwa sesuatu yang berlebihan tentu saja tidak baik, jadi untuk itu, anda harus ajari anak anda untuk membatasi waktu untuk dapat bermain dan melakukan aktivitas di luar kamar tanpa handphone atau tablet dari anda.

 

Be the first to write a comment.

Your feedback