Tips Agar Anak Anda Siap Di Hari Pertama Sekolah 

Vana Vana,
0
Anak Siap Sekolah

Ketika anak masuk sekolah di hari pertama akan menjadi momen yang mendebarkan sekaligus akan ditunggu-tunggu, baik bagi orang tua maupun anak Anda.

Meski begitu Anda perlu perhatikan biasanya anak akan rewel ketika mereka harus masuk sekolah untuk kali pertama, dan bagaimana cara membuat anak Anda nyaman untuk menjalani hari pertama di sekolah-nya? Simak yuk beberapa tips dari kami.

  • Jelaskan Tentang Sekolah Si Kecil

Anak Anda agar tidak takut dan merasa asing dengan lingkungan sekolah maupun lingkungan sekitar sekolah, Anda bisa memperkenalkan tentang sekolah kepada si kecil, beberapa cara yang bisa Anda tunjukkan adalah berikan gambar atau video di lingkungan sekolah tersebut, ajak anak Anda melihat kegiatan apa saja yang bisa dilakukan di sekolah, menyanyikan lagu mengenai sekolah, dan juga membuat cerita sebelum tidur dengan tema sekolah.

Jika Anda telah memperkenalkan hal tentang sekolah, ada baiknya ajak anak Anda untuk berjalan-jalan untuk mengitari lingkungan sekolah di mana anak Anda akan menuntut ilmu nantinya, kunjungan Anda bisa lakukan dari halaman sekolah, ruangan kelas, hingga tempat berkumpul dan tempat bermain bersama teman-teman sekelasnya, hal tersebut akan membuat anak Anda mengenali medan sekolah yang akan ditujunya di hari pertama dan membuat anak Anda tidak panik maupun tidak takut ketika anak Anda masuk untuk kali pertamanya ke sekolah.

 

  • Persiapkan Bekal

Salah satu hal yang Anda tidak boleh lupakan di hari pertama adalah mempersiapkan bekal untuk anak Anda dengan baik, bekal tersebut bisa saja berisi makanan atau minuman yang anak Anda sukai agar anak Anda semangat ketika dirinya masuk sekolah, selain itu, hal yang perlu diperhatikan adalah tempat untuk menyimpan makanan tersebut.

Selain makanan, Anda juga harus pastikan bahwa anak Anda tidak kesulitan membuka kotak makan yang akan membuat anak Anda kesulitan untuk makan di hari pertamanya dan akan membuatnya trauma di dalam pikiran si kecil.

 

  • Antar Anak

Jika semua sudah Anda lakukan untuk persiapan anak Anda masuk sekolah di hari pertama, Anda bisa mengantar anak Anda untuk kali pertama di hari pertamanya ke sekolah, pada hari pertama bersekolah, antar dan temani anak Anda agar dirinya tidak merasa di cueki oleh Anda sebagai orang tua.

Saat menemani bersekolah, Anda bisa saja beberapa kali menjauhkan diri dari pAndangannya agar anak Anda tidak terbiasa berada di temani dengan Anda pada hari-hari berikutnya dan bisa mengikuti guru ataupun pelajaran dengan baik, dan jika anak tetap rewel dan memaksa untuk minta ditemani orang tua, maka jangan turuti kemauan sang anak karena hal tersebut akan menjadi kebiasaan yang buruk jelaskan kepada si kecil bahwa ketika di sekolah, maka sang anak harus mendengarkan kata guru dan tidak bisa terus menerus bersama orang tua, ajak anak Anda untuk bermain bersama dengan teman-teman sekelasnya dan juga kepada guru si kecil.

 

  • Berikan Pujian

Jika anak Anda berhasil melewati hari pertamanya dengan baik, maka berikanlah pujian kepada anak Anda agar anak Anda termotivasi dan semakin senang pergi ke sekolah, Anda bisa memberikan pujian kepada anak Anda, menAndai tanggal pertama sekolahnya, mengajak anak Anda berjalan-jalan, atau membelikan sesuatu yang anak Anda inginkan untuk bisa menunjang kegiatan si kecil di sekolahnya.

 

  • Kerja Sama Dengan Guru

Ketika anak Anda memiliki penyakit atau kondisi tertentu yang membuatnya harus diperhatikan khusus oleh guru, jelaskan kepada guru di sekolah agar si kecil mendapatkan perhatian lebih dari guru, jika anak Anda memiliki riwayat asma, maka Anda harus jelaskan hal tersebut kepada si guru agar si guru bisa memantau kegiatan anak agar ketika penyakit tersebut kambuh, maka si anak dapat langsung pertolongan pertama dari guru dan membuat penyakit tersebut lebih cepat di obati.

Hari pertama sekolah memang sangat penting, meski begitu Anda harus bisa melepaskan anak Anda agar anak Anda dapat mandiri dan belajar tanpa Anda sebagai orang tua untuk menghadapi dunia yang tentu saja akan lebih berat ketika anak Anda sudah mulai bertumbuh besar atau dewasa.

 

Be the first to write a comment.

Your feedback