Mengajarkan Attitude ke Anak

Ris,
0
Mengajarkan Attitude ke Anak

 

 

Anak pintar, belum tentu memiliki attitude/sopan santun yang baik. Keberhasilan dari sikap attitude dan sopan santun ini banyak dipengaruhi oleh lingkungan sekitar anak. Oleh karena itu, orangtua wajib mengajarkan anak sopan santun sejak dini, mulai dari keluarga dan aktivitas sehari-hari.

Jika anak memiliki attitude atau sopan santun yang baik, maka kehidupan sosialnya akan berkualitas juga di masa mendatang. Ia akan jadi orang yang disegani banyak orang. Mama papa mau anaknya memiliki attitude baik sejak dini? Yuk, simak caranya berikut ini!

 

Mengajarkan attitude ke anak mulai dari sekarang

 

Tidak ada kata terlambat untuk mengajarkan attitude atau sopan santun. Tapi ada baiknya jika anak diajarkan sopan santun sedini mungkin. Pada usia balita, anak akan mudah mengingat sesuatu dan berusaha meniru perilaku orangtuanya. Dari usia ini pula anak-anak akan lebih terbiasa dengan sopan santun dan tidak malu melakukannya di saat dewasa. Di tahap awal, ajari anak attitude yang paling dasar. Misalnya cara duduk sopan, bersalaman dengan orang yang lebih tua, dan mengucapkan terima kasih atau maaf.

 

Orang tua menjadi contoh yang baik

 

Sudah susah payah mengajarkan anak sopan santun, tapi orangtuanya sendiri tidak pernah melakukan hal tersebut. Alhasil si anak yang sudah paham teorinya malah jadi bingung apakah tindakan ini benar, karena orangtuanya tidak melakukan hal yang sama.

Jadi contohkan perilaku sopan santun yang baik dan benar di dalam lingkungan keluarga dan bermasyarakat. Dengan menjadi contoh yang baik, terkadang Anda jadi tidak perlu repot mengajarkan anak. Mereka akan otomatis meniru attitude baik tersebut.

 

Tiga kata sakti

 

Via Today’s Parent

 

Ada banyak kata sapaan yang perlu diajarkan kepada anak. Namun, ada 3 kata sakti yang wajib diajarkan sejak dini pada anak sebagai bentuk sopan santun. Yaitu terima kasih, tolong, dan maaf. Beri tahu anak untuk mengucapkan kata tolong jika membutuhkan bantuan. Lalu, terima kasih jika sudah dibantu. Serta minta maaf ketika melakukan kesalahan. Orangtua bisa beri contoh dengan mengucapkan ketiga kata tersebut saat beraktivitas dengan anak.

 

Konsisten

 

Mengajarkan anak sopan santun sejak dini memang mudah karena anak akan lebih mudah ingat. Namun, bukan berarti hal ini dapat sukses secara instan ya. Orangtua perlu mengajarkan anak attitude yang baik dengan konsisten sampai anak benar-benar paham dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Beri apresiasi

 

Setiap anak melakukan sopan santun dengan benar dan attitudenya sangat baik, jangan ragu beri apreasi. Tujuannya agar anak paham bahwa yang mereka lakukan sudah benar dan perlu dilanjutkan. Bentuk apresiasi sebaiknya berupa pujian dan sentuhan kasih sayang. Jangan memberikan apresiasi dalam bentuk materiil karena nantinya anak hanya akan termotivasi bersikap baik demi materiil tersebut.

 

Beri arahan, bukan memarahi

 

Pada prosesnya, mungkin si kecil sudah bisa sopan santun kemarin. Tapi beberapa hari kemudian ia bisa saja lupa atau malu melakukannya. Jika hal ini terjadi, jangan buru-buru memarahinya. Alih-alih, beri arahan agar ia ingat kembali dan memahami di mana letak kesalahannya. Memarahai anak ketika tidak bersikap sopan hanya akan membuatnya mengaitkan hal tersebut sebagai paksaan dan menyebalkan.

 

Belajar melalui cerita

 

Via Freepik

 

Terkadang anak-anak akan bingung jika diberi teori saja. Coba ajak anak belajar melalui cerita dengan norma sosial atau dongeng dengan pesan moral. Biasanya cerita-cerita anak ini juga dibarengi dengan pihak nakal yang mendapatkan hukum karma sehingga anak akan lebih paham dampak buruk dan baik dari attitude masing-masing orang.

 

Perkenalkan nilai-nilai keagamaan

 

Anak yang taat agama secara tidak langsung akan memiliki attitude dan sopan santun yang benar. Ini dikarenakan nilai-nilai keagamaan sejalan dengan norma sosial dan selalu mengajarkan tata krama.

Jalan menuju kesuksesan mengajarkan anak terkait attitude/sopan santun memang tidak instan. Nikmati prosesnya dan selalu bersabar, niscaya akan terbayarkan dengan kepribadian anak yang menjadi lebih santun.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4.9 / 5. Vote count: 858

No votes so far! Be the first to rate this post.

Be the first to write a comment.

Your feedback

× Available Space for Lease