Kesehatan Gigi dan Dampaknya Terhadap Tubuh

Kesehatan Gigi Dan Dampaknya Terhadap Tubuh - EduCenter

 

 

Gigi yang sehat dapat meningkatkan kualitas hidup seorang manusia, misalnya dapat makan dengan nyaman dan nikmat. Ketika tersenyum pun penampilan jadi semakin menawan. Tidak heran kalau banyak orang yang rela merogoh kocek dalam-dalam demi kesehatan gigi terawat.

Ada beberapa fakta penting dan menarik tentang gigi dan kesehatan gigi yang wajib kamu ketahui, yuk simak faktanya di bawah ini!

 

Gigi terbentuk sejak dalam kandungan

 

Via Pixabay

 

Gigi pertama seorang manusia muncul pada usia 4-6 bulan di permukaan gusi. Tapi, pembentukannya sudah terjadi sejak manusia berada di dalam kandungan. Gigi akan muncul satu per satu dan gigi tersebut kita kenal sebagai gigi bungsu.

Gigi susu yang berjumlah 20 buah akan tanggal dan digantikan gigi baru pada usia 6 tahun yang sifatnya permanen sejumlah 32 buah. Gigi-gigi permanen inilah yang akan menemani kamu hingga tua sehingga harus dirawat dengan baik.

 

Gigi bagaikan sidik jari

 

Gigi menjadi salah satu bagian tubuh yang digunakan untuk mengidentifikasi seseorang, layaknya sidik jari. Hal ini dikarenakan gigi masing-masing manusia memiliki ciri khas dan posisi tersendiri. Data gigi ini kerap digunakan tim forensik untuk mengenali jenazah seseorang yang meninggal akibat kecelakaan, pembunuhan, bencana alam, dan sebagainya ketika sidik jari hilang serta wajah tidak dikenali.

Kondisi gigi juga bisa digunakan untuk mencari tahu jenis kelamin, usia, ras, dan kebiasaan yang dilakukan seseorang semasa hidupnya.

 

2/3 bagian gigi tidak terlihat

 

Via Pixabay

 

Gigi yang kamu lihat selama ini hanyalah 1/3 bagiannya saja. 2/3 bagian lainnya berada di dalam gusi, termasuk bagian akarnya yang panjang. Oleh karena itu, kamu juga diminta untuk menjaga kesehatan gusi.

 

Enamel adalah bagian gigi terkeras

 

Enamel merupakan sebutan bagi lapisan terluar gigi. Sifatnya sangat keras dan berfungsi untuk melindungi bagian-bagian yang ada di dalam gigi. Enamel terbentuk dari kalsium, fluor, dan fosfat. Tingkat kekerasan enamel gigi ini bahkan disebut-sebut lebih kuat daripada tulang.

 

Enamel bisa rusak

 

Enamel memang kuat. Tapi jika tidak dirawat dengan baik, lapisan ini dapat rusak seperti terkikis, retak, dan membusuk. Penyebab utama enamel gigi mengalami kerusakan adalah kandungan gula dan asam yang terdapat pada sejumlah makanan dan minuman. Apabila tidak segera ditangani, enamel yang rusak dapat menimbulkan gigi bolong dan patah.

 

Gigi bisa berubah warna

 

Via Pixabays

 

Selain rusak, gigi juga bisa berubah warna. Ada banyak faktor penyebabnya. Di antaranya adalah noda dari merokok, makanan, minuman berwarna, hingga akibat konsumsi obat-obatan tertentu. Perubahan warna yang kerap terjadi adalah menguning. Kamu dapat mengatasi perubahan warna ini dengan sikat gigi, mengurangi kontak dengan faktor penyebab, atau memutihkan gigi di klinik terpercaya.

 

Gigi bertahan seumur hidup

 

Perawatan kesehatan gigi yang tepat dapat membuat gigi kamu bertahan seumur hidup. Dengan catatan selain menjaga kesehatan gigi, kamu juga merawat gusi dengan baik juga ya. Kalau gigi masih bertahan hingga kamu tua, jadi tidak perlu membuat gigi palsu. Hal ini tentunya terasa lebih nyaman dan bebas makan apa saja.

 

Gigi rusak bisa mengancam kesehatan

 

Gigi yang rusak dan tidak segera diobati, faktanya dapat mengancam kesehatan bahkan nyawa seseorang. Hal ini dikarenakan gigi memiliki cabang pembuluh darah yang terhubung dengan organ tubuh lainnya.

Gigi berlubang akan memicu infeksi bakteri. Lalu bakteri tersebut terbawa ke organ tubuh lainnya melalui darah. Beberapa penyakit yang terpicu akibat gigi berlubang misalnya saja penyakit jantung, diabetes, dan osteoporosis.

 

Gigi dilindungi air liur

 

Pada dasarnya, air liur yang diproduksi oleh kelenjar ludah di dalam rongga mulut memiliki peran penting untuk melindungi air liur. Cara kerjanya dengan menetralkan tingkat keasaman di area mulut. Gigi jadi terlindungi dari bakteri dan pengikisan akibat asam, serta makanan jadi lebih mudah dicerna.

 

Gigi geraham paling kuat

 

Jika kamu mengira gigi taring adalah gigi yang paling kuat, maka kamu salah. Gigi taring hanya berguna untuk merobek makanan. Sedangkan gigi yang sebenarnya paling kuat adalah gigi geraham. Gigi ini digunakan untuk mengunyah makanan hingga halus. Ukurannya pun lebih besar dan tebal dari gigi lainnya. Gigi geraham manusia dewasa memiliki kekuatan gigit hingga 50 kg.

Ternyata, anggota tubuh kita yang satu ini sangat penting ya? Jadi, kamu harus rajin merawat kesehatan gigi dan berkunjung ke dental atau dokter gigi secara berkala. Karena meskipun tidak merasa sakit gigi, membersihkan karang gigi secara rutin juga penting. Untuk daerah BSD Tangerang, kamu bisa melakukan perawatan kesehatan gigi dengan nyaman di Dentalosophy cabang Gedung EduCenter, BSD City, bersama tim dokter gigi yang ramah dan profesional.

 

Exit mobile version