Pacar Anak Kenalan Lewat Medsos: Ortu Panik atau Segera Mencari Tahu?

Era digital semakin mempermudah anak untuk menemukan banyak hal. Mulai dari teman, konten edukatif maupun hiburan, hingga pacar. Apalagi bila anak sudah menginjak masa pubertas atau beranjak remaja. Rasa tertarik mereka dengan lawan jenis merupakan hal yang wajar. Makanya, jangan kaget bila suatu saat, tiba-tiba Anda mengetahui bahwa anak berpacaran dengan seseorang yang dikenalnya lewat medsos (media sosial).

Sebagai orang tua, wajar saja bila Anda panik. Apalagi setelah mendengar banyak peristiwa menyeramkan, mulai dari anak gadis yang diculik kekasih Facebook-nya hingga menjadi korban perdagangan manusia. Namun, sebelum langsung melarang anak menggunakan media sosial, ada lima (5) cara untuk segera mencari tahu:

Ajak anak remaja Anda untuk bercerita tentang si pacar baru dari dunia maya.

Kenalan Lewat Medsos - Reader's Digest

Kenalan Lewat Medsos – Reader’s Digest

Sebelum mengambil kesimpulan terlalu dini tentang pacar anak Anda, ajaklah anak untuk berbicara. Anda bisa meminta mereka bercerita tentang si pacar yang disukainya berkat kenalan lewat medsos. Bila mereka mau bercerita dengan hati berbunga-bunga, jangan langsung menyebut mereka ‘naif’. Yang ada mereka malah marah dan menutup diri. Dengarkanlah cerita mereka hingga selesai.

Selidiki identitas si pacar dari dunia maya.

Kenalan Lewat Medsos – Porscheinformatik.at

Cobalah mencari tahu identitas atau akun pacar anak yang kenalan lewat medsos. Bila melihat ada yang mencurigakan, seperti foto profil yang tampak palsu atau biodata yang tidak lengkap, Anda patut curiga. Langkah selanjutnya, Anda bisa melihat dari lingkaran pertemanan di medsos si pacar. Untuk lebih yakin tentang identitas pacar anak, Anda bisa menghubungi beberapa teman yang ada di media sosial tersebut.

Tanyakan apakah anak sudah pernah ‘kopdar’ dengan si pacar atau ada rencana untuk melakukannya.

Kenalan Lewat Medsos – Shutterstock

Banyak kisah berpacaran yang dimulai dari kenalan lewat medsos namun tidak berakhir bahagia. Hal ini bisa terjadi karena unsur penipuan atau kejahatan dari salah satu pihak. Namun, tidak semua kasus seperti itu. Bisa jadi saat kopdar atau bertemu di dunia nyata, ternyata sang pacar adalah orang baik-baik.

Maka dari itu, pastikan untuk bertanya pada anak apakah dia sudah pernah bertemu langsung dengan si pacar. Jika ada rencana untuk bertemu, Anda bisa meminta si pacar untuk datang langsung ke rumah. Hal ini untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kasus penculikan atau penipuan.

Namun, bila anak memutuskan untuk kopdar di luar rumah, pastikan dia membawa teman dan melakukan pertemuan di tempat ramai. Beri penjelasan pada anak bahwa hal ini penting untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan buruk.

Ajaklah anak untuk kembali fokus pada yang lebih penting dulu.

Kenalan Lewat Medsos – Shutterstock

Anak remaja rentan menjadi korban penipuan kekasih dunia maya karena mereka mudah terjebak dalam romansa. Mengingat anak masih dalam usia sekolah, ajaklah mereka untuk kembali fokus pada yang lebih penting dulu. Memang, rasa suka pada lawan jenis itu wajar. Namun, mereka pasti juga lebih senang bila tetap berprestasi di sekolah dan lulus dengan nilai gemilang. Sesudahnya, anak bisa lebih fokus untuk mencapai cita-cita mereka.

Ingatkan mereka bahwa pacar bukan satu-satunya yang bisa membuat mereka bahagia.

Kenalan Lewat Medsos – Shutterstock

Ingatkan mereka bahwa perasaan berbunga-bunga yang mereka punya saat ini tidak akan berlangsung lama. Jangan sampai mereka menganggap bahwa pacar adalah segalanya, apalagi pacar anak yang baru kenalan lewat medsos. Masih ada keluarga dan teman-teman dekat yang juga menyayangi mereka.

Agar tidak hanya terdengar sebagai slogan kosong, Anda juga harus menunjukkan perhatian yang mereka butuhkan. Misalnya: selalu mendengarkan curhat dan mencoba membantu mencari solusi masalah anak. Yakinkanlah bahwa Anda akan selalu ada untuk tempat mereka bercerita, apa pun masalah mereka.

Mencegah anak untuk berkenalan dengan orang lain melalui media sosial bukanlah solusi cerdas. Namun, saat anak memberitahu soal pacar anak yang ada berkat kenalan lewat medsos, jangan langsung panik dan bersikap skeptis dulu. Lakukanlah kelima strategi di atas. Semoga anak akan selalu aman dan bahagia.

Exit mobile version