Anak Susah Membaca? Jangan Marah, Apalagi Menghubungkan dengan Tingkat Kecerdasan

Teraskarawang

Memasuki usia TK, para orangtua mengajarkan si kecil untuk mengenal dan mengeja huruf. Selain menggunakan cara konvensional dengan menuliskannya di kertas, membeli buku atau media lain bisa meningkatkan pemahaman. Meski sudah dilakukan dan anak masih susah membaca, jangan lantas marah atau malah menghubungkan dengan tingkat kecerdasan. Amatilah lebih lanjut, karena bisa saja itu merupakan tanda-tanda disleksia.

Secara umum, disleksia adalah ketidakmampuan dalam pembelajaran bahasa dasar. Meski tidak selalu berhubungan dengan kesehatan mata, bentuk dari huruf-huruf terlihat kacau, sehingga sulit untuk dieja. Dampak ini selanjutnya akan memengaruhi kecepatan membaca, menulis, serta memahami bacaan tanpa dibaca lantang. Tidak hanya pada keterampilan CALIS, berbicara dan bersosialisasi juga akan berpengaruh.

Anak Susah Membaca

Lapismalang

 

Disleksia memiliki beberapa jenis. Salah satu di antaranya adalah direction dyslexia, di mana penderita kesulitan untuk menghapal rute jalan, sehingga rentan sekali tersesat. Jadi, ketika anak susah membaca serta tidak tahu bagaimana cara pergi ke suatu tempat, kemungkinan memiliki gangguan belajar bahasa semakin besar, karena tipe ini sering berbarengan dengan lainnya.

Di sekolah-sekolah, pengetahuan guru tentang disleksia masih rendah. Akibatnya, anak yang susah membaca dicap sebagai individu ber-IQ rendah. Padahal, ini adalah sekadar mitos. Sebagai gambaran, banyak tokoh-tokoh dunia menderita gangguan otak ini. Sebut saja Albert Einstein, John. F. Kennedy, Steve Jobs, dan bahkan novelis melegenda sekelas Agatha Christie. Ini membuktikan bahwa penanganan tepat dapat sangat membantu.

Tidak ada pengobatan formal guna mengatasi disleksia. Namun, latihan-latihan secara berkala mampu mendorong penderita untuk memiliki motivasi sembuh. Sebagai orangtua, hal pertama yang harus dilakukan adalah memberikan dukungan moral.

Selain itu, kenalkan pada teknologi penunjang seperti perangkat halus Dragon Naturally Speaking dan Kurzweil 3000. Agar mendapat hasil penyembuhan maksimal, Wilson Reading System, Orton-Gillingham, dan Slingerland Approach dapat juga dimanfaatkan.

Setelah dikenalkan pada teknologi, dampingilah si kecil dengan sabar dalam setiap waktu belajar. Pertama-tama, ajarkan huruf, suku kata, dan kata secara bertahap, sampai benar-benar paham terlebih dahulu. Selanjutnya, ajarkan metode dikte dan berikan tugas-tugas yang melatih rangsang visual melalui buku bergambar.

Membuatwebsite

 

Sementara itu, terdapat tiga jenis treatment khusus yang harus diberikan. Dalam kemampuan menulis, berikan buku bergambar dengan pola titik-titik agar kemampuan motorik halus anak susah membaca lebih terasah. Kemudian, latihlah menulis halus menggunakan pensil 2B atau H. Pemilihan ini didasarkan pada tekanan tangan pada kertas.

Penderita disleksia sulit menghapal memori jarak pendek seperti hari dan tanggal, sehingga berimbas pada urutan alfabet. Untuk mengatasinya, adakan permainan yang mengharuskan anak untuk mengurutkan. Suguhkan film-film pendek juga, lalu mintalah untuk menceritakannya kembali.

Masalah orientasi ruang seperti kanan-kiri, depan-belakang, atas-bawah juga termasuk dalam gangguan otak ini. Oleh karena itu, adakan permainan yang menggunakan konsentrasi tentang orientasi ruang. Atau, mendampinginya dalam kegiatan, di mana terdapat dua “arah” dalam melakukannya seperti memakai pakaian. Beberapa aktivitas fisik lain pun disinyalir mampu memberikan dampak positif.

Menjadi orangtua dari penderita disleksia memang tidak mudah, diperlukan perlakuan khusus yang membutuhkan kesabaran esktra. Namun, selalu percayalah bahwa setiap kekurangan pasti ada kelebihan. Karena, meski lemah pada pembelajaran bahasa, kelebihan padanya adalah unggul dalam konseptualisasi, nalar, imajinasi, dan abstraksi.

Jadi, bisa ditarik kesimpulan bahwa anak susah membaca bukan berarti berintelegensi rendah, melainkan berpotensi memiliki disleksia. Meski tidak ada pengobatan formal, peran orangtua sangat penting dalam menyembuhkannya. Sekilas, penderita memang terlihat kurang unggul, tapi selalu ada keistimewaan dalam sebuah ketidaksempurnaan.

Exit mobile version