Tips untuk Menanamkan Kejujuran pada Anak Sejak Usia Dini

0
37
Berikan pemahaman pada anak bahwa “jujur itu nikmat”
Berikan pemahaman pada anak bahwa “jujur itu nikmat”

Kejujuran merupakan salah satu nilai kehidupan yang penting untuk diajarkan kepada anak sedini mungkin. Menanamkan kejujuran pada anak dengan cara mengajarkannya agar berkata, berperilaku, serta bersikap jujur dapat menjadi pelajaran yang sangat berguna untuk kehidupannya kelak.

Ada sebuah pepatah yang mengatakan bahwa kejujuran adalah mata uang yang berlaku di mana pun. Karenanya, sudah menjadi kewajiban bagi para orang tua untuk mengajarkan nilai-nilai kejujuran sedari kecil. Sebab, anak-anak lebih mudah menyerap ilmu yang disampaikan daripada orang dewasa.

Nah, bagi Anda yang sedang mulai mengajarkan nilai-nilai kejujuran kepada si kecil, berikut adalah beberapa tips untuk menanamkan kejujuran pada anak sejak usia dini.

1. Berikan pemahaman mengenai pentingnya bersikap jujur

Berikan pemahaman mengenai pentingnya bersikap jujur
Berikan pemahaman mengenai pentingnya bersikap jujur

Tips pertama, berikan pemahaman kepada anak mengenai pentingnya bersikap jujur dan mengapa berhohong itu tidak baik dan berakibat buruk bagi diri sendiri dan orang lain. Misalnya, jika kita pernah sekali saja berbohong, maka selanjutnya orang lain tidak akan mempercayai omongan kita dan kita tidak akan memiliki teman.

2. Jadilah contoh yang baik

Jadilah contoh yang baik
Jadilah contoh yang baik

Jika Anda ingin mengajarkan kejujuran pada anak, maka sebagai orang tua Anda tentu harus konsisten untuk selalu berkata dan berperilaku yang mencerminkan kejujuran. Misalnya jika anak bertanya mengenai sesuatu yang kita tidak mengerti jawabannya, maka katakana dengan jujur bahwa Anda belum mengetahui dan kemudian ajaklah si kecil untuk bersama-sama mencari jawabannya.

3. Ajarkan kejujuran melalui kisah-kisah orang lain

Ajarkan kejujuran melalui kisah-kisah orang lain
Ajarkan kejujuran melalui kisah-kisah orang lain

Selain memberikan pemahaman langsung akan pentingnya kejujuran, Anda juga bisa mengajarkan kejujuran pada anak melalui dongeng sebelum tidur atau kisah-kisah tentang akibat suka berbohong dan bagaimana kejujuran dapat membawa kebaikan. Dengan begitu, maka si kecil perlahan-lahan bisa paham akan pentingnya kejujuran dengan cara yang lebih menyenangkan.

4. Jangan langsung memberi hukuman jika anak berbohong

Jangan langsung memberi hukuman jika anak berbohong
Jangan langsung memberi hukuman jika anak berbohong

Jika anak ketahuan berbohong, sebaiknya jangan langsung memarahi dan menghukumnya. Lebih baik, gunakan pendekatan dengan cara yang lebih halus, sehingga Anda bisa mengajaknya untuk bercerita jujur dengan lebih tenang. Hindari intonasi membentak dan menuduh, karena hal ini malah akan membuat mereka semakin menolak untuk mengatakan yang sebenarnya.

5. Tanamkan pendidikan agama

Tanamkan pendidikan agama
Tanamkan pendidikan agama

Menanamkan pendidikan agama sedini mungkin merupakan cara yang paling baik untuk mengajarkan nilai-nilai kejujuran pada anak. Berikan pemahaman kepada mereka bahwa kapan pun dan di mana pun mereka berbohong, ada Tuhan yang Maha Melihat dan akan selalu mencatat semua perbuatan mereka, baik itu perbuatan baik ataupun perbuatan buruk. Pemahaman seperti itu terbukti sangat efektif untuk mengajarkan kepada anak agar selalu berkata jujur.

6. Dorong mereka untuk mencari teman yang jujur

Dorong mereka untuk mencari teman yang jujur

Dorong mereka untuk mencari teman yang jujur

Apabila anak Anda berteman dengan anak-anak yang suka berbohong, maka besar kemungkinan anak Anda akan mengikuti perilaku teman-temannya tersebut. Namun, jika anak Anda berteman dengan anak-anak yang suka berkata jujur, maka mereka juga akan cenderung berperilaku yang sama. Oleh sebab itu, ajarkanlah mereka untuk berteman dan bergaul dengan teman-temannya yang jujur dan dapat dipercaya.

7. Berikan pemahaman pada anak bahwa “jujur itu nikmat”

Berikan pemahaman pada anak bahwa “jujur itu nikmat”
Berikan pemahaman pada anak bahwa “jujur itu nikmat”

Ajarkan kepada anak bahwa “jujur itu nikmat”. Maksudnya, dengan berperilaku jujur dalam semua hal yang kita kerjakan, maka hal itu akan mengantarkan kita pada kehidupan yang tenang, damai, dan tanpa ada rasa bersalah. Berbeda dengan jika kita berbohong, maka kita akan selalu merasa gelisah dan was-was.

Demikianlah beberapa tips untuk menanamkan kejujuran pada anak. Semoga tips-tips di atas dapat membantu Anda dalam mendidik buah hati agar menjadi pribadi yang jujur dan memiliki akhlak yang baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here