Meningkatkan Soft Skill, Bekal Sukses Sebelum Memasuki Dunia Kerja

0
63
Sugesti Positif
Sugesti Positif

Dalam dunia kerja, tingkat pendidikan tidak selalu menjadi hal utama sebuah perusahaan mempertimbangkan karyawan yang akan direkrut. Ada hal yang penting yang menjadi tolok ukur keberhasilan kamu dalam dunia kerja. Salah satunya adalah soft skill yang menyertai keterampilan atau hard skill. Untuk itu, meningkatkan soft skill menjadi modal penting mahasiswa sebelum mereka lulus dan terjun ke dalam dunia kerja.

Apakah soft skill itu? Soft skill yang dimaksud adalah kemampuan seseorang untuk berhubungan dengan orang lain dan diri sendiri. Soft skill sendiri terbagi menjadi dua, yakni interpersonal skill dan intrapersonal skill.

Dalam interpersonal skill mencakup kemampuan komunikasi, motivasi, public speaking, kepemimpinan dan negosiasi. Adapun yang termasuk dalam intrapersonal skill adalah kemampuan berpikir kreatif, kemampuan menajemen waktu, manajemen emosi, manajemen stres yang disertai penentuan prinsip dan tujuan hidup.

Dengan hanya berbekal CV saja memang tidak cukup memahami soft skill seseorang. Namun, seiring dengan lamanya kamu bekerja, akan diketahui kualitas soft skill yang kamu miliki. Tentunya, kamu tidak mau performa di tempat kerja menjadi minus hanya karena kamu dianggap kurang memiliki soft skill, bukan?

Beberapa cara berikut ini perlu kamu lakukan selagi masih kuliah untuk meningkatkan soft skill

  1. Milikilah Andil Sekecil Apa Pun di Lingkungan Kamu Tinggal

Menciptakan Suasana Baik
Menciptakan Suasana Baik

Dimulai dari lingkungan kamu tinggal. Entah di rumah orang tua ataupun di rumah kos. Biasakan diri untuk membuat suasana di dalam rumah/kos menjadi bersih dan tertib, dengan mematuhi tata tertib dan peraturan yang sudah disepakati dengan penghuni yang lain. Bila perlu, diskusikan dengan penghuni lain hal-hal yang membuat suasana di dalam rumah lebih akrab dan kondusif. Contohnya dengan membentuk kelompok piket, mengoordinasikan pengadaan alat kebersihan, mendiskusikan masalah di dalam rumah dengan mengadakan pertemuan sebulan sekali. Dengan andil pada hal semacam itu, secara otomatis kemampuan berkomunikasi, menyelesaikan masalah dan manajemen emosi akan terbentuk.

  1. Mengikuti Ragam Organisasi dalam Lingkungan Mahasiswa

Organisasi Mahasiswa
Organisasi Mahasiswa

Perkuliahan yang sibuk kadang menjadi alasan kamu untuk tidak mengikuti banyak kegiatan di kampus. Jangan salah, mengikuti kegiatan organisasi di kampus, selain menambah pengalaman dan wawasan juga melatihmu untuk belajar memanajemen waktu dan mengatur beban kerja. Ini membuatmu terbiasa dengan ragam tekanan dan berinteraksi dengan orang-orang yang juga memiliki karakter berbeda-beda, sehingga kamu akan lebih peka menghadapi beragam kepribadian. Di samping itu dengan berorganisasi juga mengasah kepercayaan diri, belajar menyuarakan pendapat, mengkritik serta menerima kritikan. Terlihat melelahkan memang, tetapi manfaat positifnya jangan ditanya.

Pintar-pintarlah memilih organisasi. Tidak semua organisasi harus diikuti. Ikuti organisasi yang benar-benar kamu minati dan jelas memberikan manfaat untuk meningkatkan soft skill dalam diri.

  1. Seringlah menyugesti diri dengan hal-hal positif

Sugesti Positif
Sugesti Positif

Banyak para motivator di luar sana mengatakan, perubahan baik tidak akan bisa dimulai jika tidak berasal dari kemauan kuat dalam diri sendiri. Tentu saja ini ada benarnya. Kemauan kuat untuk belajar dimulai dari sugesti diri. Dengan memahami bahwa minat, visi dan keinginan itu bukan hanya niat atau mimpi semata, melainkan suatu kenyataan di masa mendatang. Yakin bahwa kita akan mencapai tujuan yang sudah kita susun. Katakan itu pada diri sendiri, diikuti dengan hati nurani, otak, pikiran dan seluruh tubuh. Dengan menyugesti diri sendiri, dengan sendirinya terbentuk optimisme yang memberikan dorongan pada diri sendiri untuk berubah menjadi lebih baik.

Selain hal-hal tersebut di atas, masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan soft skill. Jika kamu tidak punya waktu berorganisasi karena beberapa hal, meningkatkan soft skill bisa dilakukan dengan mengikuti training soft skill, melakukan olahraga kelompok seperti sepak bola atau bergabung dengan komunitas tertentu. Dengan melakukan hal berkelompok, tentu dibutuhkan kekompakan untuk mencapai tujuan. Imbasnya, kekompakan tim akan membentuk ikatan silaturahmi dan bonding yang kuat di antara anggotanya.

Demikianlah beberapa cara untuk meningkatkan soft skill demi menunjang keberhasilan dalam karier dan pekerjaan di masa mendatang. Tidak sulit, bukan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here