Mengintip Bagaimana Cara Mendidik Anak Ala Barat

0
162
Source - Pixabay
Source - Pixabay

Penanaman pendidikan moral untuk anak sejak dini sangat penting karena hal tersebut akan memengaruhi perkembangan psikologi anak saat remaja. Apa yang diajarkan oleh orang tua akan sangat berpengaruh pada pembentukan karakter anak. Oleh sebab itu, orang tua haruslah memahami bagaimana cara mendidik anak dengan benar, terutama hal-hal yang berdampak positif pada anak.

Mementingkan Komunikasi yang Santun

Source - pixabay
Source – pixabay

Mari kita ambil negara adikuasa, Amerika Serikat, sebagai contohnya. Para orang tua di negara tersebut menyadari bahwa anak merupakan aset penting negara yang harus dididik dengan cara yang benar dan bijak. Saat anak melakukan kesalahan, orang tua memilih tidak menggunakan kekerasan sebagai hukuman. Orang tua tahu bahwa kekerasan hanya akan menambah masalah baru.

Sebagai gantinya, para orang tua memilih memberikan pengertian yang mudah dimengerti oleh anak alih-alih memaki mereka dengan kata-kata kasar. Tentunya, cara mendidik anak ini bisa dicontoh masyarakat Indonesia agar tidak melakukan hukuman dengan kekerasan, contohnya memukul anak atas kesalahan yang mereka lakukan.

Melatih Kemandirian Sejak Dini

Source - pixabay
Source – pixabay

Selain itu, sering kali orang tua akan bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya sampai mereka menikah. Tanpa disadari, hal ini malah membuat anak menjadi manja. Nantinya, anak pun tumbuh menjadi pribadi yang tidak mandiri.

Di Amerika, anak-anak dibiasakan untuk mandiri sejak kecil. Mereka harus terbiasa menyelesaikan masalahnya sendiri. Bahkan, dalam segi finansial sekalipun. Hal inilah yang membuat mereka dapat hidup mandiri ketika dewasa.

Membiasakan Anak Mengambil Keputusan Sendiri

Source - Pixabay
Source – Pixabay

Perbedaan cara mendidik anak ini juga bisa dilihat dari perilaku orang tua dalam memberikan keputusan atas pilihan-pilihan yang menyangkut masalah anak. Di Amerika, orang tua selalu mengajak anak untuk berdiskusi mengenai masalah yang sedang mereka hadapi. Orang tua selalu ingin anak tumbuh dewasa tanpa tekanan. Selain itu, mereka juga membiarkan anak memilih dan melaksanakan pilihannya secara bertanggung jawab.

Tidak Melarang Anak Bereksplorasi

Source - pixabay
Source – pixabay

Ketika sedang berada di luar rumah, yang berarti saat mengenalkan anak kepada lingkungan luar, orang tua juga sering memberikan larangan pada anak untuk melakukan sesuatu. Mereka bahkan cenderung menakut-nakuti anak untuk membuat mereka lebih patuh.

Lain halnya dengan cara mendidik anak di Amerika yang tetap memberikan kebebasan kepada anak untuk lebih mengenal dunia luar. Tanpa menakuti anak, orang tua tetap memberikan pengertian mengenai baik dan buruknya aktivitas mereka.

Penggunaan Gadget yang Bijaksana

Source - pixabay
Source – pixabay

Dalam menerapkan teknologi pun terdapat perbedaan yang jelas dari negara ini. Di era digital ini, orang tua umumnya telah memfasilitasi anak dengan ponsel pintar meskipun usia mereka masih di bawah umur. Biasanya mereka memberikan perangkat elektronik tersebut supaya anak tidak rewel atau mengganggu kesibukan mereka sendiri saat sedang berpusat pada telepon genggam.

Di dunia barat, orang tua sebisa mungkin tidak memberikan telepon genggam kepada anak yang masih di bawah umur. Mereka lebih suka mengobrol ringan dengan anak apabila memiliki waktu luang.

Dampak dari perbedaan cara mendidik anak juga terlihat jelas. Perkembangan generasi muda di Amerika jauh lebih baik jika dibandingkan dengan Indonesia. Generasi muda Indonesia cenderung sulit untuk mengemukakan pendapat. Sementara generasi muda Amerika mempunyai karakter yang lebih bebas, berani mengambil risiko serta menjadi pribadi yang mandiri.

Memang, tidak semua budaya barat harus ditiru, namun salah satu bentuk budaya yang harus kita contoh dari negara barat ini adalah bagaimana cara mereka mendidik dan membangun karakter yang kuat pada diri anak. Budaya cara mendidik anak dengan kekerasan dan hukuman harus dihilangkan sehingga Indonesia bisa menghadirkan generasi muda yang berkarakter kuat, mandiri, dan tentu saja, mampu bersaing. o

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here