Mengajarkan Arti Kebebasan Bertanggung Jawab kepada Anak Sebelum Memasuki Dunia Sekolah

0
235
Source - pixabay
Source - pixabay

Kebebasan bertanggung jawab memiliki pengertian bahwa kebebasan itu harus disertai juga dengan tanggung jawab. Kebebasan dalam menyampaikan pendapat di Indonesia saat ini terbuka seluas-luasnya bagi masyarakat, namun terkadang masyarakat yang tidak bertanggung jawab dan menyalahgunakan kebebasan tersebut. Apalagi di zaman media sosial di mana semua orang bisa bebas mengomentari hidup orang lain. Di sinilah kebebasan bertanggung jawab itu diperlukan karena media sosial bukan hanya digunakan oleh kalangan dewasa muda dan tua saja, tetapi juga digunakan oleh para remaja.

Untuk itu, sedari kecil seharusnya orang tua sudah mengajarkan arti kebebasan bertanggung jawab kepada setiap anaknya. Agar ketika anak Anda memasuki dunia sekolah, ia mengerti bahwa ada hal-hal yang bebas dilakukan tetapi harus disertai tanggung jawab juga darinya.

Sopan Santun sebagai Bagian dari Kebebasan Bertanggung Jawab

Source - pixabay
Source – pixabay

Setiap anak bebas menyampaikan pendapatnya, tetapi tidak boleh sampai menyinggung perasaan orang lain. Jadi, ajarkan anak Anda untuk selalu menyampaikan pendapat dalam kata-kata yang positif tanpa ada maksud menyindir anak-anak lain yang sedang bersamanya. Sopan santun adalah hal paling dasar yang harus diajarkan setiap orang tua sehingga anak-anak akan memanfaatkan kebebasannya sesuai dengan norma-norma dan nilai-nilai yang ada di masyarakat.

Tanggung Jawab sebagai Batasan dari Kebebasan Anak

Source - pixabay
Source – pixabay

Kebebasan mempunyai batasan. Tanggung jawab itulah yang menjadi batasannya. Mengajarkan tanggung jawab kepada anak susah-susah gampang. Anda harus ekstra sabar ketika mengajarkan tanggung jawab kepada anak yang masih berusia di bawah 5 tahun (balita). Ajarkan mereka tanggung jawab yang mudah saja dulu, misalnya seperti membersihkan sendiri sekitar mulutnya setelah makan menggunakan tisu atau sapu tangan, serta mencuci tangan sebelum makan dan setelah selesai makan.

Tidak perlu melarang kebebasan anak memakan makanan manis seperti cokelat dan permen, asalkan tidak berlebihan, tetapi ajarkan mereka untuk menyikat gigi setelah selesai makan dua jenis makanan tersebut. Dari situ saja, Anda sudah berhasil mengajarkan kepadanya tentang kebebasan bertanggung jawab.

Mengajarkan Anak Agar tidak Mengganggu Hak Orang Lain

Source - pixabay
Source – pixabay

Dalam pengertian yang lebih sederhana, kebebasan bertanggung jawab berarti kebebasan yang tidak merugikan orang lain. Apabila kebebasan itu sudah mengganggu hak-hak orang lain, kita juga harus menanggung akibatnya, entah itu harus menempuh jalur hukum atau diselesaikan secara kekeluargaan. Anak Anda nantinya akan menemukan banyak kawan yang berbeda darinya ketika sudah memasuki sekolah. Ajarkan kepada anak bahwa setiap orang yang tinggal di Indonesia berasal dari berbagai macam suku bangsa, agama, ras, dan golongan.

Pemahaman ini sangat penting untuk diajarkan kepada anak sejak kecil karena kemajemukan masyarakat yang terdapat di negara kita. Jadi, anak Anda tidak akan pernah bersikap merendahkan suku, ras, atau pun agama yang dianut oleh orang lain. Hal ini akan menciptakan perdamaian dan persatuan di Indonesia, serta menghindari konflik yang biasa melibatkan tentang SARA (Suku, Ras, Agama dan Antargolongan) di dalamnya.

Mengajarkan Anak tentang Adat Timur Negara Kita

Source - pixabay
Source – pixabay

Zaman sekarang ini banyak sekali remaja yang menyalahgunakan kebebasan yang dimilikinya. Padahal di negara kita yang beradat timur, bukan hal yang lumrah terlalu mengekspos hubungan asmara dengan seseorang ke publik. Nilai dan norma adat timur mulai bergeser sedikit demi sedikit mengikuti adat yang dimiliki orang barat sana. Hal ini tentu saja membuat kekhawatiran orang tua sekarang semakin meningkat terhadap generasi muda di masa mendatang.

Untuk itu, beri tahu batasan antara anak laki-laki dan perempuan kepada anak Anda. Beri mereka pemahaman bagaimana seharusnya anak perempuan berteman dengan anak laki-laki. Ada hal-hal tertentu yang boleh dilakukan seperti mengobrol dan belajar bersama. Anak Anda memang bebas berteman dengan siapa saja, namun tentu saja ada batasan tersendiri terhadap lawan jenisnya agar tidak melanggar nilai dan norma yang berlaku di masyarakat kita.

Dari sekarang mulailah mengajarkan anak Anda mengenai kebebasan yang bertanggung jawab karena mereka akan menjadi generasi penerus yang bisa menjadikan negeri ini semakin maju atau justru semakin terpuruk dalam budayanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here