Pandai Bermain Musik Menunjukkan Kecerdasan Anak, Benarkah?

0
174
Source - pixabay
Source - pixabay

Ternyata bermain musik tidak sesederhana membunyikan suatu alat. Otak manusia melakukan rangkaian proses dimulai dari melihat not balok, menginterpretasikannya, hingga menggerakkan anggota tubuhnya untuk membunyikan nada yang tepat. Aktivitas ini memancing kedua bagian otak, kiri dan kanan, untuk sama-sama bekerja sehingga dapat memberikan pengaruh yang baik jika dilakukan dalam jangka panjang.

 

Beberapa penelitian membuktikan bahwa anak yang senang bermain musik memiliki kecerdasan dan kemampuan lebih baik dibandingkan dengan yang tidak. Berikut penjelasan mengenai poin lebih yang didapatkan anak jika menekuni keterampilan ini.

 

  1. Meningkatkan kemampuan otak
Source - pixabay
Source – pixabay

Memainkan alat musik dapat membantu anak mengasah kemampuan otak dengan lebih optimal. Baik otak kiri sebagai pusat logika maupun otak kanan sebagai pusat kreativitas, keduanya terbiasa bekerja secara aktif dan seimbang. Hal ini memberikan pengaruh yang baik terhadap kemampuan anak ketika menghadapi pelajaran di sekolah, mengendalikan emosi, berkomunikasi, dan banyak lagi.

 

  1. Meningkatkan daya ingat

Sehubungan dengan daya ingat, otak kiri merupakan pusat memori jangka pendek, sementara otak kanan untuk memori jangka panjang. Dengan melatih keduanya melalui permainan alat musik, anak akan mendapatkan kemampuan mengingat yang lebih baik. Anak juga akan memiliki konsentrasi yang lebih baik dalam belajar.

 

  1. Meningkatkan keterampilan fisik
Source - pixabay
Source – pixabay

Keterampilan fisik yang dimaksud dalam hal ini adalah sehubungan kemampuan motorik halus dan kasar pada anak selama bermain musik. Hal ini sangat diperlukan agar mereka memiliki kekuatan serta ketangkasan dalam melakukan aktivitasnya.

 

Piano, gitar, dan biola adalah beberapa contoh alat musik yang sangat melatih motorik halus anak karena memerlukan ketangkasan jari dan koordinasi mata saat membentuk nada. Sementara itu, drum menjadi contoh yang paling terlihat terkait motorik kasar anak karena mengharuskan mereka menggerakkan sebagian besar anggota tubuhnya.

 

  1. Memiliki kemampuan sosial yang baik

Anak yang menekuni keterampilan bermusik cenderung memiliki kemampuan bersosialisasi yang lebih baik dibandingkan dengan yang tidak. Hal ini dikarenakan kemampuan musik dapat meningkatkan kepercayaan diri sehingga anak tidak pemalu. Selain itu, anak juga terbiasa melakukan komunikasi dengan teman-temannya untuk menghasilkan musik yang baik bersama-sama.

 

  1. Memiliki wadah mengekspresikan diri
Source - pixabay
Source – pixabay

Bermain musik juga merupakan suatu wadah untuk mengekspresikan diri. Keberadaannya sangat diperlukan agar anak dapat meluapkan emosi bahagia, sedih, marah, cemas, dan sebagainya. Tentu hal ini memberikan efek yang positif, baik bagi diri anak maupun bagi lingkungannya.

 

Dengan peran sebagai sarana luapan emosi, anak memiliki kecenderungan tidak mudah stres. Melepas stres dengan bermain musik tercatat lebih berhasil dibandingkan dengan konseling, dan jauh lebih baik daripada teriak-teriak.

 

Terkadang orang tua menjadikan musik sebagai sarana untuk memperbaiki kekurangan yang dimiliki anak. Misalnya, seorang anak gampang marah-marah dan tidak patuh pada orang tua. Setelah bermain musik, mereka menjadi lebih patuh dan bisa menjaga emosi.

 

  1. Memiliki kedisiplinan

Bermain musik melatih kedisiplinan pada anak. Untuk benar-benar menguasai alat musik, anak tentu mendapatkan latihan yang intensif, serta menaati peraturan yang berlaku. Misalnya, dalam seminggu harus ikut kursus 4 kali sepulang sekolah, harus menjaga kelincahan jari, dan sebagainya.  

 

Anak yang disiplin memiliki kecenderungan tertib dan taat peraturan. Mereka tidak mudah merasa malas atau berputus asa.

 

  1. Memberikan pengetahuan tentang budaya
Source - satujam
Source – satujam

Ketika anak tertarik mempelajari suatu alat musik, mereka juga dapat memahami budaya yang dibawa oleh alat musik itu sendiri. Pengetahuan ini berguna untuk memperluas wawasannya sehingga menjadikan pribadi anak lebih terbuka terhadap hal-hal yang berada di luar lingkungannya.

 

Melihat berbagai poin di atas, dapat kita simpulkan bahwa bermain musik memang baik untuk anak. Namun, bagaimana pun juga hal itu tidak dapat dilepaskan dari peran orang tua dalam mendampingi anaknya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here