Beberapa Kegiatan Ini Melatih Jiwa Entrepreneurship pada Anak

0
29
Anak Menjual Seni Lukisan Keterampilanya
Anak Menjual Seni Lukisan Keterampilanya

Dewasa ini, semakin banyak orang tua yang sadar akan entrepreneurship atau wirausaha dan manfaatnya dalam menghadapi perkembangan zaman. Di dalamnya juga terdapat nilai-nilai kemampuan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Tak heran jika ada sekolah yang menerapkan kurikulum tertentu untuk melatih jiwa entrepreneurship pada anak.

Apakah Anda juga bisa memberikan dukungan yang sama kepada anak walaupun dari rumah? Tentu bisa. Banyak hal yang bisa dilakukan orang tua dan anak bersama-sama akan hal ini. Beberapa di antaranya adalah hal yang sederhana yang mungkin tidak Anda sadari.

1. Memberikan pilihan kepada anak

Memberikan Makanan Kepada Anak
Memberikan Makanan Kepada Anak

Saat ibu akan menyiapkan makanan untuk besok, anak diberi kesempatan memilih menunya. Saat ayah akan merenovasi kamar anak, dia memiliki kebebasan untuk mengatur sendiri perabot dan tata ruangnya. Hal-hal semacam ini ternyata dapat melatih jiwa entrepreneurship pada anak.

Salah satu sifat yang dimiliki oleh para wirausahawan sukses adalah kemampuannya untuk menentukan pilihan. Semula tampak seperti sekadar memilih. Namun, lambat laun anak akan mulai menggunakan pertimbangan tertentu akan pilihannya. Hal ini juga berguna untuk kepercayaan dirinya.

2. Anak memimpin doa sebelum makan atau tidur

Anak Memimpin Berdoa
Anak Memimpin Berdoa

Selain membiasakan anak untuk taat melakukan kewajiban agamanya, sekali-kali memberikan kesempatan untuk memimpin doa bisa melatih jiwa entrepreneurship pada anak.

Seorang wirausahawan sukses memiliki jiwa kepemimpinan di dalam dirinya. Sebuah usaha bisa saja muncul dari diri sendiri, tapi untuk membangunnya seseorang harus bisa memiliki kemampuan memimpin yang baik. Hal sederhana seperti memimpin doa di rumah ini bisa membuat anak tidak canggung saat berada di lingkungan yang lebih luas, seperti sekolah dan masyarakat. 

3. Menjual barang anak yang tidak terpakai

Menjual Barang Anak Yang Tak Terpakai
Menjual Barang Anak yang Tak Terpakai

Pada praktiknya, menjual barang yang tidak terpakai adalah pemikiran wirausaha paling sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah. Mengubah peluang menjadi uang. Anda bisa melatih jiwa entrepreneurship pada anak dengan melibatkannya dalam kegiatan ini.

Ajak anak untuk memilih barang-barang di kamarnya yang sudah tidak bisa dipakai. Dengan memilih sendiri, pastinya anak menjadi rela untuk melepasnya. Setelah barang terjual, hasil dari penjualan barang anak bisa menjadi tabungannya. Anak akan senang dengan hal ini. Pengalaman kecil ini akan sangat berkesan dan dibawanya hingga besar nanti.

4. Memromosikan usaha keluarga

Memperomosikan Jasa Usaha Keluarga
Memromosikan Jasa Usaha Keluarga

Misalnya Anda memiliki usaha di rumah, berupa salon rambut, pesanan kue, atau semacamnya. Saat anak sudah cukup umur, menurut Anda, dia bisa mendapat tanggung jawab mempromosikan usaha keluarga. Selain melatih jiwa entrepreneurship pada anak, hal ini juga bisa memperkuat ikatan dan ekonomi keluarga.

Dalam berwirausaha, kemampuan berkomunikasi dan menjalin relasi adalah salah satu unsur yang membawa kesuksesan. Kemampuan ini juga akan sangat diperlukan anak ketika dewasa nanti.

5. Anak menjual keterampilannya

Melukis
Melukis

Belakangan ini sudah sangat marak mainan slime yang mudah dibuat, bahkan oleh anak-anak sekalipun. Beberapa anak bahkan bisa menjual kepada teman-temannya dan memperoleh tambahan uang saku. Inilah yang dimaksud dengan menjual keterampilan.

Sudah bukan lagi melatih jiwa entrepreneurship pada anak, hal ini sudah masuk ke dalam kegiatan entrepreneurship itu sendiri. Misalnya, anak pandai membuat kue, aksesori, atau semacamnya. Selama diizinkan oleh sekolah, anak bisa menjual sesuatu di dalam lingkungan teman-temannya. Anak mulai praktik secara nyata dan lebih terasah kemampuannya untuk masa depan nanti. Tentunya hasil usaha ini sepenuhnya menjadi hak anak.

Terlepas dari keinginan anak menjadi seorang entrepreneur atau bukan, usaha yang Anda lakukan akan membawa kebaikan kepada diri anak. Dalam kehidupan pekerjaan di instansi sekalipun, sifat unggul yang dimiliki anak bisa memberikan masa depan yang lebih baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here